Hari Anak, Perhatikan Asupan Cairan pada Anak Usia Sekolah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Heng Sinith

    AP/Heng Sinith

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi anak usia pra sekolah 4-6 tahun kadang masih sulit mengekspresikan rasa haus dengan baik. Sebab itu, mereka lebih rentan mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa. Baca: Hari Anak Nasional, Jokowi Ingin Hapuskan Budaya Ospek di Sekolah  

    Sejatinya, anak pada usia tersebut membutuhkan 1,2 liter air atau 6 gelas, dan pada usia 7-9 tahun membutuhkan sekitar 1,5 liter air atau 6-7 gelas setiap hari. Terlebih jika anak tergolong aktif. Mereka membutuhkan lebih banyak, sekitar 1 sampai 2 gelas air dari biasanya.

    Biasanya anak enggan minum air karena kurang terbiasa dengan perilaku tersebut, terlalu sering minum minuman yang memiliki cita rasa. Atau jika berada di sekolah, mereka takut atau malas buang air kecil.

    Orang tua dapat mengawasi asupan cairan anak dari keluhan anak terhadap rasa haus, bibir kering, dan warna urine. Kebiasaan minum air sejak dini sangat penting untuk mencegah anak dehidrasi. Artikel lainnya: Banyak Anak Perempuan yang Terlalu Diberdayakan

    ADVERTISEMENT

    Menurut Ketua Indonesia Hydration Working Group Budi Wiweko, dehidrasi dapat berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang dan jangka pendek. “Dehidrasi dapat menyebabkan daya konsentrasi anak berkurang, mereka kurang fokus, jangka panjangnya dapat mempengaruhi proses metabolisme dan inflamasi pada tubuh,” ujar Budi Wiweko dalam sosialisasi program Membangun Kebiasaan Minum Sejak Dini, di Jakarta Senin, 24 Juli 2017.

    Sementara efek jangka panjangnya akan terasa 10 sampai 20 tahun kemudian, yaitu dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti kencing manis, darah tinggi, dan gagal ginjal. “Jadi sangat penting menanamkan pentingnya minum air yang berkecukupan sejak dini,” ujar Budi.

    Sedangkan air yang baik dikonsumsi adalah air yang tidak berwarna dan berbau, tidak memiliki rasa, dan memiliki pH normal 7,2. Anak boleh mengkonsumsi air yang memiliki rasa, seperti teh manis. Tapi, Budi mengingatkan agar komposisi gula di dalamnya tidak lebih dari 10 persen. “Menurut WHO kadar gulanya tidak boleh lebih dari 10 persen, gula berbahaya bagi kesehatan jadi tetap dibiasakan minum air putih,” ujarnya. Baca juga: Jokowi dan Iriana Mainkan 3 Trik Sulap di Hari Anak Nasional  
     

    NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Anak Ikut Berbagai Kursus, Pertimbangkan Plus Minusnya
    Remaja Terlalu Eksis di Medsos, Waspada Depresi Model Baru
    Persiapan Anak Sejak Malam Sampai Pagi Sebelum ke Sekolah




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.