Tips Buat Perempuan yang Traveling Sendirian

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi naik gunung/berkemah/liburan/traveling. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan dan laki-laki memiliki persiapan yang berbeda ketika hendak traveling. Bukan soal urusan tiket dan akomodasi saja, perempuan mesti lebih memikirkan sisi keamanan dan kenyamanan selama plesiran.

Rasa takut kerap menjadi alasan perempuan enggan melakukan perjalanan sendiri. Sebab itu, perempuan lebih sering melakukan perjalanan bersama pasangan atau teman.

Namun jika kali ini kamu benar-benar ingin merasakan bagaimana traveling seorang diri, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Bawa barang seminimal mungkin
Membawa barang terlalu banyak pasti merepotkan. Terlebih bagi wanita, melakukan perjalanan sendiri dengan banyak barang akan menarik perhatian pencuri. Untuk itu, bawalah barang seringkas mungkin. Sesuaikan keperluan yang dibawa dengan lama waktu berlibur. Cara ini sekaligus mengurangi isi tas sehingga kamu bisa lebih gesit bergerak dan tidak cepat lelah di perjalanan.

2. Pilih tempat menginap di lokasi yang ramai
Untuk menghemat biaya selama liburan, hotel atau penginapan murah memang selalu menjadi pilihan utama. Namun, jangan asal pilih. Hindari menginap di kawasan yang sepi dan rawan kejahatan. Ingat, kamu traveling sendirian. Jadi, pastikan meminimalkan risiko demi kenyamanan liburan. Carilah penginapan yang berada di tempat ramai dan memudahkan mobilitas.

3. Simpan uang tunai di tempat terpisah
Kebanyakan wanita menyimpan uang hanya di satu tempat, yaitu dompet. Jika bepergian, usahakan tidak meletakkan uang di dalam dompet. Sebaiknya pisahkan uang tunai di beberapa tempat, seperti di dalam ransel, di saku celana, di saku jaket, bahkan di dalam sepatu. Langkah ini untuk berjaga-jaga jika kamu mengalami pencurian, tidak semua uang ludes.

4. Cari informasi
Sebelum berangkat, cari tahu informasi sebanyak mungkin tentang lokasi yang dituju, seperti akses angkutan umum, destinasi wisata yang akan didatangi, juga penginapan atau hotel murah. Jika sudah mengenali lokasi dengan baik, kamu tak perlu khawatir akan tersesat, dan jadwal liburan pun berjalan dengan baik.

5. Berpenampilan sederhana
Meskipun akan dikenali sebagai pendatang atau wisatawan, tetaplah berpenampilan sederhana. Hindari menggunakan banyak perhiasan atau barang berharga, seperti kamera besar. Jika memungkinkan, cukup menggunakan jam tangan dan bawalah kamera saku.

6. Hindari bepergian di malam hari
Memang ada beberapa destinasi yang menarik untuk dikunjungi pada malam hari. Namun demi keamanan, sebaiknya kamu tidak bepergian di malam hari. Perjalanan malam memiliki risiko yang lebih tinggi, terlebih bagi perempuan. Sebisa mungkin, datangilah tempat-tempat wisata yang beroperasi di siang hari, sehingga kamu bisa menghabiskan waktu malam hari untuk istirahat.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:

Berita Terkini: Review Lipstik Matte L’Oreal Rouge Magique

Cara Jeremy Thomas Bangkitkan Mental Axel dari Kasus Narkoba
Ruben Onsu Bisnis I Am Geprek Bensu, Awalnya Demi Tolong Peternak






SMK di Batam Jadi Pusat Belajar Guru Pariwisata se-Indonesia

33 hari lalu

SMK di Batam Jadi Pusat Belajar Guru Pariwisata se-Indonesia

Para guru pariwisata dari seluruh Indonesia akan belajar di SMKN 2 Batam. Mereka nantinya akan menyampaikan pada siswanya dan membuat paket wisata.


Alasan Anda Harus Mempertimbangkan Membuka Usaha Agen Perjalanan

57 hari lalu

Alasan Anda Harus Mempertimbangkan Membuka Usaha Agen Perjalanan

Kembali bangkitnya pariwisata setelah dihantam pandemi membuat agen perjalanan menjadi peluang usaha yang menarik untuk dilirik.


Ikuti Sprint Oceanman Jarak 2 Kilometer, Sandiaga Ingin Memotivasi Para Peserta

2 Juli 2022

Ikuti Sprint Oceanman Jarak 2 Kilometer, Sandiaga Ingin Memotivasi Para Peserta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan event Oceanman Bali 2022 menjadi momentum bagi kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya di Bali.


Sektor Pariwisata Thailand Kehilangan 1,45 Juta Pekerjaan Selama Covid-19

30 Maret 2021

Sektor Pariwisata Thailand Kehilangan 1,45 Juta Pekerjaan Selama Covid-19

Thailand telah kehilangan sekitar 1,45 juta pekerjaan pariwisata selama pandemi Covid-19, termasuk 400.000 pekerjaan pada kuartal pertama.


IOF Dorong Pehobi Ubah Mobil Off-Road Jadi Kendaraan Bisnis Pariwisata

27 Maret 2021

IOF Dorong Pehobi Ubah Mobil Off-Road Jadi Kendaraan Bisnis Pariwisata

Pengurus IOF dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menggiatkan bisnis pariwisata, off-road, serta rescue dengan melibatkan pehobi off-road.


Libur Panjang, 14 Ribu Pengunjung Datangi Objek Wisata di Gunung Kidul

29 Oktober 2020

Libur Panjang, 14 Ribu Pengunjung Datangi Objek Wisata di Gunung Kidul

Selama dua hari terakhir di masa libur panjang ini tercatat sekitar 14.000 pengunjung telah mendatangi objek wisata di Gunung Kidul, Yogyakarta.


Kemenparekraf: Tur Virtual Bisa Bangkitkan Sektor Pariwisata

22 Agustus 2020

Kemenparekraf: Tur Virtual Bisa Bangkitkan Sektor Pariwisata

Kemenparekraf mengatakan tur virtual bisa menggairahkan sektor pariwisata saat pandemi usai.


Ada Duta Pariwisata Spa Pertama di Indonesia, Siapa Dia?

12 Maret 2020

Ada Duta Pariwisata Spa Pertama di Indonesia, Siapa Dia?

Duta Pariwisata Spa Indonesia 2019 diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pemahaman pariwisata spa di Indonesia ke mancanegara.


Banjir Bekasi, Pengelola Pariwisata Mengeluh: Omzet Terjun Bebas

9 Januari 2020

Banjir Bekasi, Pengelola Pariwisata Mengeluh: Omzet Terjun Bebas

Pengelola bisnis pariwisata di Kabupaten Bekasi mengeluh rugi hingga Rp 1 miliar akibat bencana banjir Bekasi pada liburan tahun baru.


Punya Lima PR Pariwisata, Wishnutama Diminta Mencontoh Portugal

4 November 2019

Punya Lima PR Pariwisata, Wishnutama Diminta Mencontoh Portugal

Menparekraf Wishnutama dan Wamenparekraf Angela Tanoesudibjo untuk belajar dari Portugal yang sukses menjadi The World's Leading Destination.