Menghilangkan Kantung Mata dengan Filler Seberapa Aman?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi operasi kantung mata. Shutterstock

    Ilustrasi operasi kantung mata. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Istilah lingkaran hitam, kantung mata, mata rakun biasanya untuk menyebut daerah gelap pada kulit tipis di bagian bawah mata. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik atau tanda-tanda kurang tidur berkualitas.

    Kondisi tersebuti tentu sangat mengganggu. Ada yang menutupinya dengan concealer atau kini ada perawatan khusus menggunakan filler.

    Salah satunya adalah peremajaan kelopak mata bawah dengan filler yang menargetkan bagian palung air mata. Bagian ini paling rendah di bagian mata yang kadang terlihat berwarna biru tepat di atas pipi. Menurut ahli bedah plastik, perawatan ini sudah populer sejak beberapa tahun terakhir terutama di kalangan milenial. (baca juga :Mau Coba Teknik Kecantikan Filler, Ketahui Plus Minusnya)

    "Keriput di sekitar mata dan lekukan mulai terlihat pada sekitar usia 35, dan itu adalah daerah umum yang paling diperhatikan oleh perempuan dan laki-laki,” ujar ahli bedah plastik Daniel Maman.

    ADVERTISEMENT

    Ahli bedah plastik lainnya, Min S. Ahn menambahkan, "Perawatan ini sangat populer di kalangan milenial yang mengeluh terlihat lelah, tapi karena usianya mereka belum siap untuk operasi, filler di bagian air mata tersebut membuat mereka tidak terlihat lelah dan meremajakan kelopak mata bagian bawah."

    Teknik filler pada bagian palung air mata ini adalah dengan menggunakan bahan asam hyaluronic di dalamnya, yaitu Vollure atau Volbella. Hanya dengan satu atau dua kali suntikan dan kurang dari 30 menit. "Vollure dan Volbella dapat mengisi alur di dalam dan luar mata, tapi tidak untuk meredakan mata bengkak atau menggembung, karena itu adalah lemak yang membutuhkan operasi,” ujar Daniel Maman seperti dilansir dari Allure.(baca6 Tanda Dia Sudah Tak Nyaman Berteman denganmu)

    Min S. Ahn menjelaskan tahap pertama kulit akan dibersihkan untuk mencegah infeksi lalu es batu kecil diletakkan di atas kulit selama 10 menit untuk membius area tersebut. Setelah mati rasa, jarum kecil digunakan untuk membuat titik masuk bagi dokter untuk menyuntikkan filler.

    Tapi Ahn memiliki cara berbeda dengan ahli bedah lain. Daripada suntik filler Langsung ke daerah, dia menggunakan tip kanula tumpul (tabung yang dapat dimasukkan ke dalam tubuh). “Ujung tumpul dari kanula dapat mengurangi pasien dari memar dibanding dengan menggunakan jarum runcing, "kata Ahn.

    Setelah itu proses injeksi, pasien biasanya mengalami sedikit memar atau bengkak selama satu atau dua hari. Hasil filler ini bisa bertahan selama setahun. Filler memalui palung air mata ini menghabiskan biaya sekitar US $ 950 atau sekitar Rp 12,6 juta. (baca: Mahal Pemeriksaanya, Tak Ada Kasus Obesitas yang Sehat)

    Sebelum memutuskan melakukan pengobatan filler ini sebaiknya lakukan penelitian terlebih dulu. "Hal ini sangat penting untuk menemukan dokter yang berpengalaman dalam merawat daerah kulit tipis dan, jika tidak dilakukan dengan benar, dapat membuat pasien terlihat bengkak,” ujar Ahn.

    NIA PRATIWI

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?