Merah Genjot Percaya Diri, pada Si Pemalu juga?

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi Baju Merah. sheIn.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ingin meningkatkan percaya diri? Kenakan sesuatu yang berwarna merah.

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan pada European Journal of Social Psychology, menemukan fakta bahwa seseorang akan merasa lebih atraktif jika menggunakan warna yang berani.

Para peneliti dari Jerman mengobservasi tingkah laku 180 mahasiswa yang mengenakan baju merah dan biru. Mereka ditempatkan pada kubikel kecil yang memiliki cermin untuk melihat refleksi diri mereka sendiri. Juga diminta untuk selfie. (baca :Setelah Pakai Scrub, Perlukah Mandi Lagi Pakai Sabun?)

Para partisipan tersebut lalu mengisi survei, termasuk pertanyaan tentang seberapa atraktif mereka. Mereka yang mengenakan pakaian warna merah memberikan nilai atraktif yang lebih tinggi dibanding partisipan lainnya. Mereka juga merasa memiliki daya tarik seksual yang lebih baik.

Namun, ada yang tidak sependapat dengan hal tersebut. “Efek merah” belum tentu bekerja pada setiap orang. Mereka yang pemalu dan tidak suka menjadi pusat perhatian akan merasa berbeda jika menggunakan pakaian berwarna merah.

“Kami perlu menginvestigasi apa dan bagaimana karateristik seseorang berinteraksi dengan efek ini. Juga ada kemungkinan efeknya akan hilang jika seseorang terus-terusan menggunakan baju warna merah setiap hari,” kata Anne Berthold, pemimpin studi dan peneliti di University of Zurich. (baca :Di Instagram, Akhirnya Beyonce Posting Si Kembar)

Berthold juga mengatakan bukan warna merah yang membuat mereka merasa lebih atraktif – tapi bisa jadi karena warna tersebut memang mudah menarik perhatian. Artinya, peningkatan penilaian itu terjadi karena mereka lebih memperhatikan diri sendiri sehingga merasa percaya diri.

Perlu diketahui, 180 partisipan merupakan jumlah sampel yang kecil, jadi sulit dikatakan apakah hasil penelitian ini bisa diterapkan pada populasi yang lebih besar. Juga belum jelas apakah hasilnya bisa diaplikasikan pada satu gender dan warna kulit tertentu. Meskipun begitu, memang ada penelitian psikologi sebelumnya yang mendukung bahwa sebuah warna bisa mengubah persepsi seseorang.

Sebuah penelitian pada 2010 menemukan fakta bahwa wanita melihat pria lebih menarik jika mengenakan pakaian berwarna merah. Studi lain juga menyatakan bahwa merah memang berkaitan dengan kekuatan dan kekuasaan. Orang-orang yang melihat warna biru akan menjadi lebih kreatif, sementara merah membuat pekerjaan lebih akurat.(baca :Body Brushing, Solusi Atasi Selulit? Apa Efeknya?)

Jadi, bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mengenakan pakaian berwarna merah?

TABLOIDBINTANG






83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

5 hari lalu

83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

Bagi seseorang yang sedang menyelami ilmu psikologi, tentu tidak asing lagi dengan Sigmund Freud. Pemikirannya masih bertahan hingga sekarang.


Apa Itu Sekolah Kepribadian?

6 hari lalu

Apa Itu Sekolah Kepribadian?

Sekolah kepribadian berfokus pengembangan individu


Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

33 hari lalu

Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

Pingkan meraih gelar doktor psikologi UI lewat disertasinya mengenai kondisi stres pasangan suami-istri.


Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

47 hari lalu

Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

Aspek kesehatan jiwa perlu menjadi perhatian bersama demi kesejahteraan psikologis masyarakat kala harus beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19.


5 Tahapan Terapi Psikososial

49 hari lalu

5 Tahapan Terapi Psikososial

Terapi psikososial bentuk pemulihan perilaku manusia di masyarakat


Kak Seto, Si Komo dan Dunia Anak-Anak

29 Juli 2022

Kak Seto, Si Komo dan Dunia Anak-Anak

Pembahasan perayaan Hari Anak Nasional tidak lengkap tanpa mengulik sosok Seto Mulyadi atau Kak Seto.


Terapi Psikologi untuk Pecandu Rokok

19 Juli 2022

Terapi Psikologi untuk Pecandu Rokok

Terapi SEFT bisa digunakan untuk mengatasi masalah psikologi secara umum. Namun, bisa pula digunakan untuk mengatasi kecanduan terhadap rokok.


5 Dampak Buruk Toxic Positivity

19 Juli 2022

5 Dampak Buruk Toxic Positivity

Toxic positivity membungkam emosi negatif


Self Compassion, Kenapa Belas Kasih kepada Diri Sendiri Perlu Dilakukan?

19 Juli 2022

Self Compassion, Kenapa Belas Kasih kepada Diri Sendiri Perlu Dilakukan?

Memahami penderitaan dan emosi negatif pada diri sendiri atauself compassion perlu dilakukan untuk keseimbangan emosi. Bagaimana caranya?


Indra Keenam, Bagaimana dalam Pandangan Kajian Psikologi?

15 Juli 2022

Indra Keenam, Bagaimana dalam Pandangan Kajian Psikologi?

Indra keenam merupakan persepsi tentang orang menerima informasi secara sadar mengenai peristiwa di luar diri