Hamil Muda Tanpa Rencana Bisa Menyebabkan Bencana

Reporter

Ilustrasi menolak janin atau ibu hamil. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pemicu kematian ibu melahirkan adalah kehamilan di usia kurang dari usia 20 tahun. Data Kementerian Agama itu selaras dengan kajian pelayanan kesehatan ibu yang menyebutkan sebanyak 48,2 persen pemicu kematian ibu melahirkan adalah kehamilan di usia kurang dari 20 tahun.

"Coba tengok kanan-kiri, terutama di desa-desa. Banyak yang menikah di bawah usia 20 tahun," kata Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, dokter Eni Gustina. Padahal, ucap dia, seseorang yang hendak menikah harus siap fisik, mental, dan ada jaminan tetap produktif.

Sedangkan remaja yang menikah di usia belasan tahun masih dalam masa pertumbuhan. Akibatnya, janin dan ibu berebut asupan makanan. Ditambah lagi dengan kondisi rahim yang belum matang.

Undang-Undang Perlindungan Anak menyebutkan anak-anak adalah mereka yang berusia di bawah 18 tahun. "Kalau WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), 19 tahun," katanya. Secara mental pun, perempuan berusia muda belum siap mengurus anak.

Terakhir, ketika perempuan menikah di usia remaja, ia akan sulit untuk tetap produktif dalam hidupnya. "Jadi minimal pernikahan itu direncanakan. Kalau dia makan saja belum cukup, bagaimana bisa memenuhi kebutuhan anaknya."

Untuk menurunkan angka kehamilan di usia remaja, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Agama membagikan buku panduan kesehatan bagi calon pengantin, terutama bagi remaja. "Supaya tidak hamil terlebih dulu untuk kesehatannya," ucap dia.

Beberapa program pelayanan kesehatan untuk remaja juga diberikan di SMA dan puskesmas. Eni juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menutup situs porno. Meski diakui, situs-situs sejenis akan muncul kembali.

Eni mengharapkan ketahanan keluarga untuk memproteksi anak-anaknya dari situs porno yang bisa menyebabkan kecanduan dan berujung pada kehamilan, terutama bagi remaja yang sudah haid. Serta meningkatkan ibadah.

Sejak tahun lalu, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan rumah tunggu kelahiran. Tujuannya untuk mendekatkan ibu dengan layanan fasilitas kesehatan berupa puskemas atau rumah sakit selama kehamilan dan menjelang kelahiran.

Pelaksanaan program ini bekerja sama dengan pemerintah daerah dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Beberapa daerah yang tidak membutuhkan rumah tunggu kelahiran bisa menggantinya dengan ambulans, helikopter, atau kapal laut. "Seperti di Kepulauan Seribu, karena rumah sakit hanya ada di Pulau Pramuka, ibu yang ingin melahirkan bisa diantar kapal laut," kata Eni.

MARTHA WARTA SILABAN

Berita lainnya:
5 Cara Mengatasi Kelopak Mata yang Bengkak
Rasakan Perbedaan Setiap Fase Reuni Sekolah
Pernikahan Muzdalifah Kacau Lagi, Apa Pelajaran yang Bisa Dipetik






7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

6 jam lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

15 jam lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

21 jam lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

2 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

36 hari lalu

4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

Ayudia C selalu up to date terhadap perkembangan zaman, untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya


Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

39 hari lalu

Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

Menjadi orang tua yang baik adalah impian semua orang, tapi salah memilih gaya parenting bisa menjadikan hal sebaliknya


Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

48 hari lalu

Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

Perkembangan dunia sudah sangat pesat dan persaingan pun semakin ketat sehingga anak pun perlu dipersiapkan sejak sekarang untuk menghadapinya.


Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

29 Juli 2022

Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

Kristen Bell mengatakan dia menghargai pesan yang diambil anak-anaknya dari tema dan cerita Paw Patrol.


Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

22 Juli 2022

Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

Bukan yang permisif, bukan pula otoriter. Ini pola asuh yang ideal menurut dokter anak.


Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

22 Juli 2022

Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

Zaskia Adya Mecca tak ingin menentukan semua hal untuk anaknya hanya karena mereka masih kecil, belum mengerti, atau merasa orang tua yang lebih tahu.