8 Alasan Jangan Tahan Kentut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tahan buang angin. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita tahan buang angin. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan anggap remeh saat tubuh Anda ingin membuang angin, karena ini merupakan tanda bagus untuk kesehatan Anda. Para ahli kesehatan mengingatkan Anda agar jangan pernah menahan buang angin karena bisa menganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan masalah lainnya. 

    Berikut ini delapan alasan Anda tak perlu menahan keinginan membuang angin: 

    1. Baik untuk kesehatan usus
    Perut kembung memang merupakan proses alami, tapi menahan laju gas yang keluar bukanlah ide bagus. Membiarkan gas keluar adalah usaha tubuh untuk melepaskan produk dari sistem gastrointestinal yang dapat membahayakan tubuh. Selain itu, bagi yang memiliki dinding usus relatif lemak, penumpukan gas yang kuat dapat merusak fungsi kerjanya. 

    2. Menghindari rasa sakit di perut
    Menahan keinginan buang angin dalam durasi yang lebih lama dapat memberi tekanan besar pada sistem usus bagian bawah, sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut Anda.

    ADVERTISEMENT

    3. Mencegah perut kembung
    Kondisi perut kembung tak nyaman bukan? Buang angin adalah cara tubuh Anda menunjukkan adanya gas dalam tubuh yang perlu dilepaskan. Kondisi ini sering dialami sesaat setelah makan, terutama setelah mengkonsumsi makanan berat. Jika gas tidak keluar, biasanya akan menyebabkan sakit perut dan tidak nyaman pada perut.

    4. Cegah risiko penyakit saluran pencernaan
    Menahan hasrat buang angin dapat meningkatkan kemungkinan gas buangan kembali diserap oleh tubuh. Gas-gas ini, saat diserap kembali bisa menimbulkan risiko penyakit gastrointestinal.

    5. Mencegah bau busuk
    Menahan angin yang keluar justru bisa menyebabkan situasi bertambah buruk. Gas di dalam perut bisa perlahan membusuk dan menyebabkan gas yang dilepaskan semakin berbau busuk. 

    6. Cegah perut bergemuruh
    Perut Anda kerap berbunyi gemuruh saat lapar atau dehidrasi. Saat Anda menahan angin juga bisa menyebabkan kondisi serupa. 

    7. Tanda peringatan tubuh
    Dalam kasus perut kembung kronis, buang angin merupakan tanda dari perut Anda bahwa ada makanan yang tidak bisa dicerna. 

    8. Baunya bagus untuk Anda
    Dalam dosis sedikit, bau khas bisa mencegah kerusakan sel, stroke, dan serangan jantung dalam jangka panjang. Sebaliknya dalam dosis besar, gas itu bisa menjadi racun buat Anda. 

    ANTARA

    Baca juga:
    Dewi Hughes: Diet tapi Cheating Day, Itu Kalap Namanya

    Kurangi Risiko Sakit Punggung Kronis dengan Berolahraga
    Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tidur Mangap, Apa Penyebabnya?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.