3 Pertimbangan dalam Memilih Perlengkapan Kamar Mandi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kamar mandi dengan aksen kayu. houzz.com

    Ilustrasi kamar mandi dengan aksen kayu. houzz.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai tempat utama perawatan dan kebersihan diri, kebersihan kamar mandi perlu dijaga dan ditingkatkan. Padatnya aktivitas terkadang membuat pemilik rumah tidak sempat untuk membersihkan rumah, termasuk kamar mandi.

    Untuk mendukung gaya hidup sehat dan juga modern, dibutuhkan inovasi kamar mandi yang praktis dan tentunya juga mampu menjaga higienitas kamar mandi itu sendiri. Berikut tips yang diberikan oleh Benedictus Teguh dari Kohler Indonesia:

    Pertama, pilihlah perangkat toilet yang mampu membersihkan secara optimal dan menjadi solusi kebersihan guna meminimalkan usaha Anda dalam membersihkan toilet. Menurut Benedictus Teguh, desain tempat duduk bersusun yang unik memungkinkan dudukan toilet terangkat dengan mudah tanpa menyentuh bagian dalam toilet. Selanjutnya, desain lekukan tepi toilet yang miring ke arah bagian dalam toilet mencegah sisa air meluap.

    Kedua, dari segi estetika, pilih desain yang timeless atau tak lekang waktu. Desain esensial dan murni, warna-warna yang lembut, serta fitur yang mudah dibersihkan, menjadi faktor penting dalam memilih perabotan di kamar mandi.

    ADVERTISEMENT

    Ketiga, selain desain, teknologi pembilasan juga perlu menjadi perhatian. Pada beberapa merek kloset canggih, mampu meminimalkan konsumsi penggunaan air siraman dari 4 liter menjadi hanya 2,6 liter guna penghematan air. Di samping itu, teknologi touchless atau tanpa sentuh juga dapat bermanfaat mengurangi jumlah kuman pada tangan Anda.

    BISNIS

    Berita lainnya:

    Tips Merawat Sepatu Agar Awet dan Tahan Lama
    Cara Membangun Kerjasama dengan Anggota Tim Kerja


    Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tidur Mangap, Apa Penyebabnya?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.