3 Solusi Pelindung Rumah saat Ditinggal Mudik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ehow.com

    ehow.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasuki minggu terakhir berpuasa, momen istimewa seperti mudik dan bersilaturahmi dengan keluarga menjadi acara wajib yang tidak boleh dilewatkan.

    Namun, momen istimiwa itu membuat rumah seringkali ditinggal dalam keadaan kosong. Untuk membantu penghuni rumah melindungi keamanan rumah di saat musim Lebaran nanti, berikut rangkaian solusi smart home dari Schneider Electric.(Baca : Mainan Fidget Spinner Makan Korban, Dokter: Bukan Alat Terapi)

    1. Sensor Okupansi
    Di tengah kerepotan saat mudik, seringkali penghuni rumah lupa mematikan lampu sehingga lampu terus menyala walaupun tidak dibutuhkan.

    Selain boros energi, kondisi lampu yang tetap menyala sepanjang hari justru akan memberi kesan bahwa rumah kita tidak berpenghuni dan akhirnya mengundang aksi kejahatan.

    ADVERTISEMENT

    Untuk mengatasi hal ini, pemilik rumah dapat memanfaatkan sensor okupansi yang dapat menyalakan atau meredupkan lampu secara otomatis dengan mendeteksi gerakan dalam ruangan.

    Dengan penggunaan sensor okupansi, tidak perlu lagi meninggalkan ruangan terang-benderang saat cahaya tak dibutuhkan, sehingga dapat menghemat biaya listrik selama mudik. (baca : Mimpi Gendong Bayi? Mungkin Ada yang Perlu Anda Benahi)

    2. Lighting control
    Pada dasarnya, lighting control merupakan bagian dari rangkaian solusi automasi untuk perumahan yang memanfaatkan teknologi dan Internet of Things untuk menciptakan konektivitas antar perangkat rumah.

    Pada musim Lebaran, di saat pemilik rumah sedang pergi dan lupa mematikan lampu, maka mereka dapat mematikannya dari jarak jauh melalui gadget di manapun mereka berada.

    Selain itu, pemilik rumah juga dapat menetapkan penjadwalan otomatis untuk menyalakan/mematikan lampu untuk menghindari pemborosan.

    Solusi lighting control ini juga dapat diperluas fungsinya untuk mengontrol TV dan AC di rumah. (baca : Fidget Spinner Mainan Idaman Lebaran, Perhatikan Keamanannya  )

    3. CCTV
    Untuk mencegah  aksi kejahatan yang tidak mustahil menimpa rumah kita di musim Lebaran nanti, sistem keamanan yang canggih dan modern juga penting untuk ditambahkan ke dalam rumah, seperti CCTV yang dapat memantau rumah anda selama 24 jam non-stop dan, yang terpenting, dapat langsung kita monitor melalui gadget.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.