Ada Saja Cara Unik untuk Mengetahui Jenis Kelamin Bayi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil mengelus perutnya. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil mengelus perutnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat hamil, hal yang bikin penasaran adalah apa jenis kelamin bayi dalam kandungan. Sebagian orang memilih untuk menjadikannya kejutan dengan tidak mengizinkan dokter memberitahu jenis kelamin bayi setelah melakukan tes USG, atau bahkan tidak melakukan tes ini.

    Namun sebagian lagi melakukan segala cara untuk mengintip apa jenis kelamin anak mereka. Ada beberapa cara yang dipercaya dapat mengetahui jenis kelamin bayi di dalam kandungan. Metodenya terbilang unik karena tak jarang dilakukan dengan menebak berdasarkan pada gejala yang dialami atau dirasakan oleh orang tua bayi seperti dikutip Tempo dari Boldsky.

    1. Tekstur kulit
    Inilah perubahan awal yang terjadi saat seorang wanita hamil, yakni perubahan tekstur kulit. Jika kulit menjadi lebih kering, seorang wanita diprediksi mengandung bayi laki-laki, dan bila kulitnya berminyak, berarti bayi perempuan.

    Terkait dengan kulit, jika wanita hamil berjerawat, dikatakan itu karena sekresi minyak berlebih yang terjadi. Artinya, bayinya kemungkinan perempuan.

    ADVERTISEMENT

    2. Ujian baking soda
    Untuk wanita hamil yang ingin mengetahui jenis kelamin buah hati yang sedang dikandungnya, coba campur urine dengan 2 sendok teh baking soda. Jika hasilnya berbusa, diyakini yang dikandungnya adalah anak laki-laki. Namun apabila tak ada perubahan, itu adalah anak perempuan.

    3. Tekstur rambut
    Ini adalah salah satu tes paling umum yang bisa mengungkapkan jenis kelamin bayi. Apabila tekstur rambut sang ibu menjadi kasar dan tebal, maka bayinya adalah laki-laki. Sementara itu, jika rambut sang ibu menjadi tipis dan rontok ekstrem, kemungkinan yang dikandungnya adalah bayi perempuan.

    4. Berat badan selama hamil
    Jika tubuh sang ibu secara keseluruhan bertambah besar selama kehamilan, dikatakan dia mengandung bayi perempuan. Dan, jika hanya perut ibu saja yang terlihat membesar, maka dia mengandung bayi laki-laki.

    5. Suhu kaki
    Jika kaki sang ibu lebih dingin dibandingkan dengan waktu lain, dikatakan bayi yang dikandungnya adalah laki-laki. Apabila ibu tidak merasakan adanya fluktuasi suhu, maka dikatakan bayinya perempuan.

    6. Ukuran kaki
    Saat ukuran kaki wanita hamil kian membesar dari ukuran sebenarnya, maka bisa diperkirakan dia sedang mengandung anak laki-laki. Bila ukuran kakinya tidak ada perubahan, maka dikatakan bayi yang dikandungnya adalah perempuan.

    7. Ngidam
    Ketika seorang wanita hamil lebih suka makan makanan manis selama hamil, dikatakan dia mengandung bayi perempuan. Apabila calon ibu sangat menyukai makanan asin, diperkirakan dia mengandung bayi laki-laki.

    8. Pertumbuhan perut
    Jika pertumbuhan perut sang ibu cenderung agak rendah atau ke bawah, maka wanita tersebut dikatakan mengandung anak laki-laki. Dan apabila pertumbuhan perut sang ibu cenderung ke atas, dikatakan itu adalah bayi perempuan.

    9. Sakit kepala
    Jika wanita hamil mengalami sakit kepala pada interval pendek, dikatakan bayi yang dikandungnya adalah laki-laki. Apabila tidak mengalaminya, maka dia kemungkinan mengandung bayi perempuan.

    10. Posisi tidur
    Jika wanita hamil saat tidur lebih sering menghadap sisi kanan, dikatakan bayi yang dikandungnya adalah laki-laki. Dan jika lebih sering menghadap sisi kiri, diprediksi bayinya perempuan.

    LUCIANA

    Berita lainnya:
    Sehat dan Bugar di Usia 105 ala Lil Hansen
    6 Titik di Dapur Tempat Kuman Tumbuh Subur
    Mudik Lebaran Pakai Mobil Pribadi, Cek Daftar Persiapan Sopir


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.