Ketika Selera Musik Berbeda, Begini Curhat Kaesang Pangarep

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dalam suasana santai. Istimewa/Captured dari channel Kaesang di Youtube

    Presiden Joko Widodo bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dalam suasana santai. Istimewa/Captured dari channel Kaesang di Youtube

    TEMPO.CO, Jakarta -Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pengarep, mencurahkan isi hati (curhat) mengenai selera musik Bapaknya.


    Dalam akun Instagram-nya, @kaesangp, mengunggah foto di IG Story pada Rabu pagi dengan tulisan: "Gak enaknya semobil sama bapak itu harus dengerin musik rock dari bgr-jkt."

    Foto tersebut menunjukan perangkat musik dalam mobil yang memutar lagu milik band heavy metal asal Inggris Judas Priest dari album "Angel of Retribution" yang dirilis pada 2005.

    Presiden Jokowi memang dikenal menyukai jenis musik metal. Pada saat masih menjabat sebagai Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, tepatnya tahun 2013, Jokowi sempat menonton konser Metallica yang digelar di Gelora Bung Karno, Senayan.

    ADVERTISEMENT

    Tak tanggung-tanggung, Jokowi saat itu memilih menonton konser di Kelas Festival. Bahkan, ia mengenakan kaos hitam bergambar band asal metal asal Amerika Serikat (AS) tersebut di depannya lengkap dengan jaket kulit.

    Selain Metallica, Jokowi juga menyukai sejumlah band metal lainnya, termasuk Lamb of God. Vokalis Lamb of God, David Randall Blythe, bahkan pernah mengunggah foto Jokowi di akun Instagramnya @drandallblythe saat Jokowi terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia pada 2014.

    ANTARA

    Baca juga:
    Nilai Biasa Saja, Tapi Hidupnya Lebih Sukses, Apa Sebabnya?Mood Ambruk? Segera Cari Penyebabnya, Kalau Tidak?
    Plus Minus Alat Kontrasepsi, Anda Pakai yang Mana? 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.