Masturbasi Setiap Hari? Hati-hati Efeknya Mengintai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    TEMPO.CO, Jakarta - Apa efek samping melakukan masturbasi lebih dari sekali dalam sehari?Beberapa pakar hubungan seksual mencoba memberikan ulasan.

    Antonia Hall, psikolog dan pakar hubungan seksual sekaligus penulis buku "The Ultimate Guide to a Multi-Orgasmic Life" mengatakan saat seseorang melakukan masturbasi, tubuhnya akan berusaha mengeluarkan hormon dan neurotransmitter, seperti asam amino, asam glutamat, asam aspartat, sarin, GABA, dan glisina.

    "Secara proses tentu menyehatkan, namun lama kelamaan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh,” kata Hall.

    Menurutnya, beberapa orang melatih dirinya sendiri untuk dapat melakukan ejakulasi dalam waktu singkat. Namun, dia mengingatkan ada risiko yang mengintai aktivitas tersebut.

    “Hal tersebut dapat menyebabkan ejakulasi dini atau ejakulasi prematur di kemudian hari.” ujar psikolog yang bermukim di Los Angeles, Amerika Serikat, ini.

    Penulis buku "Sex Mastery: Hard AND Control!", Jacqui Olliver, mengatakan ereksi dan ejakulasi dini merupakan masalah yang dialami oleh sedikitnya 30 persen populasi laki-laki di dunia ini.

    “Masturbasi yang berujung pada ejakulasi mengurangi keinginan seorang laki-laki untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan," ujarnya.

    Hal tersebut, lanjut Olliver, kemudian menimbulkan pertanyaan dalam benak pasangannya, "Mengapa ia melakukan masturbasi sendiri dan tidak melakukan hubungan seks dengan dirinya?". Pada akhirnya, hanya akan menimbulkan kebingungan dan stres dalam hubungan yang dijalani.

    Dr. Christopher Hollingsworth, MD, ahli bedah dari New York, Amerika Serikat, menjelaskan, seperti diungkapkan filsuf dari timur, ejakulasi yang terlalu sering seperti halnya menguras banyak hal baik dalam tubuh. Gejala terkurasnya hormon secara perlahan ditandai dengan nyeri punggung, mudah lelah, mata berair, nyari kepala, kerontokan rambut, dan masalah lain yang berkaitan dengan penglihatan.

    Terlalu sering ejakulasi juga bisa memicu terjadinya sindrom saluran karpal yang disebabkan adanya pembengkakan pada bagian saraf dan biasanya disebabkan karena adanya tekanan pada bagian lengan secara terus menerus saat bekerja, namun juga dapat terjadi pada mereka yang gemar melakukan masturbasi.

    "Jika saat melakukan masturbasi, jempol, telunjuk, atau jari tengah mengalami kesemutan, bisa jadi Anda menderita gejala sindrom saluran karpal,” jelas Hollingsworth.

    ESKANISA RAMADIANI

    Artikel lain:
    Ramadan: Tren Belanja Daring, Produk Apa yang laku?
    10 Cara Aneh Menyampaikan Cinta
    Masihkah Istri Mencintai Anda? Cek 10 Tandanya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.