Narsistik Lebih dari Sekadar Suka Selfie

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi wanita sedang berfoto selfie. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kata narsis sering disematkan kepada orang yang senang memuji diri sendiri atau melakukan swafoto. Kata narsis berasal dari bahasa Inggris narcissism yang artinya kecintaan terhadap diri sendiri. Dalam dunia psikologi, kecintaan terhadap diri sendiri yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kepribadian, yang dikenal dengan istilah narsistik.

Narsistik selama ini sering diartikan dengan penyuka swafoto, padahal maknanya lebih luas dari sekadar penyuka swafoto. Seseorang dengan kepribadian narsistik akan melebih-lebihkan kemampuannya, status, kecerdasan, dan penampilannya yang sebenarnya tidak sebagus itu. Apa yang memicu gangguan kepribadian ini?

Seorang Neuropsikologis asal Florida, Amerika Serikat Rhonda Freeman Ph.D mengatakan narsisitik dilatarbelakangi oleh masalah pencitraan diri dan emosi dalam diri seseorang. Orang dengan gangguan ini melihat diri mereka sendiri dengan citra positif yang berlebihan, sehingga mereka percaya bahwa mereka unik dan lebih unggul dari orang lain. Akibatnya, seseorang haus akan pujian dan tidak memiliki empati terhadap orang lain.

Selain kurangnya empati terhadap orang lain, gangguan kepribadian narsistik dapat membuat seseorang merasa depresi, hingga marah tak terkontrol, akibat umpan balik dari lingkungan sekitar yang tidak sesuai harapan.

“Mereka (orang dengan kepribadian narsisitik) biasanya membutuhkan respon berupa pujian. Pujian yang diberikan orang lain merupakan hal penting untuk menambah harga diri dan menjadi acuan keberadaan mereka. Ketika mereka tidak mendapatkannya (pujian), bukan tidak mungkin mereka menjadi depresi, atau diliputi kemarahan. Hal itu tergantung pada jenis kepribadian dasar mereka (introver atau ekstrover),” ujar Rhonda.

TABLOIDBINTANG

Baca juga:
Mau Lebih Asyik? Puasa Gadget! Ini Penelitiannya
Persekusi, Tindakan yang Lebih dari Main Hakim Sendiri
Waktu Sekarang Terasa Lebih Cepat ketimbang Saat Kecil, Kenapa?






Perjuangan Katherine, Mahasiswa Unair yang Lulus dengan Gelar Ganda

11 jam lalu

Perjuangan Katherine, Mahasiswa Unair yang Lulus dengan Gelar Ganda

Katherine, mahasiswa Unair yang menjalani International Undergraduate Program jurusan Psikologi. Simak kisahnya.


83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

12 hari lalu

83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

Bagi seseorang yang sedang menyelami ilmu psikologi, tentu tidak asing lagi dengan Sigmund Freud. Pemikirannya masih bertahan hingga sekarang.


Apa Itu Sekolah Kepribadian?

13 hari lalu

Apa Itu Sekolah Kepribadian?

Sekolah kepribadian berfokus pengembangan individu


Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

40 hari lalu

Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

Pingkan meraih gelar doktor psikologi UI lewat disertasinya mengenai kondisi stres pasangan suami-istri.


Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

54 hari lalu

Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

Aspek kesehatan jiwa perlu menjadi perhatian bersama demi kesejahteraan psikologis masyarakat kala harus beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19.


5 Tahapan Terapi Psikososial

56 hari lalu

5 Tahapan Terapi Psikososial

Terapi psikososial bentuk pemulihan perilaku manusia di masyarakat


Kak Seto, Si Komo dan Dunia Anak-Anak

29 Juli 2022

Kak Seto, Si Komo dan Dunia Anak-Anak

Pembahasan perayaan Hari Anak Nasional tidak lengkap tanpa mengulik sosok Seto Mulyadi atau Kak Seto.


Terapi Psikologi untuk Pecandu Rokok

19 Juli 2022

Terapi Psikologi untuk Pecandu Rokok

Terapi SEFT bisa digunakan untuk mengatasi masalah psikologi secara umum. Namun, bisa pula digunakan untuk mengatasi kecanduan terhadap rokok.


5 Dampak Buruk Toxic Positivity

19 Juli 2022

5 Dampak Buruk Toxic Positivity

Toxic positivity membungkam emosi negatif


Self Compassion, Kenapa Belas Kasih kepada Diri Sendiri Perlu Dilakukan?

19 Juli 2022

Self Compassion, Kenapa Belas Kasih kepada Diri Sendiri Perlu Dilakukan?

Memahami penderitaan dan emosi negatif pada diri sendiri atauself compassion perlu dilakukan untuk keseimbangan emosi. Bagaimana caranya?