Olahraga di Bulan Ramadan Tidak Dilarang, Simak Syaratnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berolahraga dan nonton video di rumah. shutterstock.com

    Ilustrasi berolahraga dan nonton video di rumah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Latihan fisik tak sebaiknya Anda abaikan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, demi menjaga kebugaran tubuh.

    Ahli kesehatan dari Dubai, Dr Javaid Shah mengatakan melakukan latihan fisik saat berpuasa juga membuat serabut-serabut otot secara biologis lebih muda.

    "Saat kita melakukan latihan fisik selama puasa,  pada dasarnya memaksa tubuh kita melepaskan lemak, karena proses pembakaran lemak tubuh kita dikendalikan oleh sistem saraf simpatik," tutur Shah.

    Latihan dengan intesitas sedang seperti jalan cepat, jogging dalam kecepatan relatif lambat, bersepeda, latihan menggunakan beberapa peralatan olahraga di pusat kebugaran bisa menjadi pilihan Anda.

    Larangan
    Sementara itu, latihan intensitas tinggi yang menyebabkan denyut nadi berada di angka 150 per menit sebaiknya dihindari, terutama di waktu berpuasa--atau Anda belum berbuka puasa.

    Latihan ini bisa Anda lakukan setelah menjalankan ibadah shalat Tarawih di malam hari, karena makanan dan asupan air dalam tubuh Anda saat itu cukup. Beberapa latihan juga bisa dilakukan setelah berbuka puasa atau sesaat sebelum Sahur.

    Jangan lupa, konsumsi makanan seimbang dan menjaga tubuh tetap terhidrasi untuk membantu menjaga konsistensi latihan fisik Anda sepanjang Ramadan.

    Saat sahur, jangan lupakan makanan mengandung karbohidrat untuk membantu tetap enerjik, dan protein setelah berbuka puasa demi membantu tubuh pulih. Demikian seperti dilansir Khaleej Times.

    ANTARA

    Baca juga :
    ASI Berjuta Manfaatnya, Cegah Obesitas sampai Anti Kanker
    Tren Hijab Lebaran 2017, Print Scarf Kembali Diminati
    Sariawan? Ini 5 Obatnya dari Dapur Rumah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.