Berita Terkini: Serangan pada Tubuh Saat Puasa Pertama Ramadhan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan pakai tangan. shutterstock.com

    Ilustrasi makan pakai tangan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada awal menjalani ibadah puasa Ramadhan, biasanya tubuh akan diserang rasa lapar yang intens hingga terasa lemas. Kondisi ini normal dan biasanya dialami pada hari pertama dan kedua. Baca: 2 Olahraga yang Cocok Selama Puasa Ramadhan

    Seminggu selama puasa Ramadhan tubuh akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi sehingga sistem kekebalan tubuh meningkat. Memasuki minggu kedua, detoksifikasi alami tubuh berjalan dengan efisien.

    Pada minggu ketiga dan keempat, tubuh telah mampu beradaptasi dengan keadaan berpuasa. Hasil detoksifikasi membuat tubuh memperbarui jaringan yang rusak. Baca juga: Yuk, Ajak Tubuh Beradaptasi Menjelang Puasa Ramadhan

    Namun, untuk memudahkan proses tersebut, ahli gizi dari Slim Gourmet Catering, Desy Nur Arista, menyarankan untuk melakukan persiapan 1-2 minggu sebelumny, di antaranya dengan menambah sedikit porsi makan agar tubuh terbiasa makan lebih banyak. "Selain itu, tingkatkan durasi tidak makan dan minum sambil mengurangi camilan," ujarnya.

    Buat yang jarang mengkonsumsi makanan sehat, perbanyak variasi buah dan sayur beberapa hari menjelang puasa. "Usahakan juga diri tetap sibuk agar pikiran tidak melulu tertuju pada makanan," tambah Desy.

    Desy juga memberikan beberapa tip menjalani puasa terutama untuk memenuhi kebutuhan air. Minimum 2 liter air atau delapan gelas sehari tetap wajih diminum. "Bisa dibagi dua gelas ketika sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dan empat gelas sisanya dikonsumsi hingga menjelang tidur," jelasnya.

    Minuman teh dan kopi boleh dikonsumsi selama puasa. Hanya saja dianjurkan diminum ketika berbuka puasa agar cairan tubuh tidak terbuang akibat teh dan kopi yang bersifat diuretik atau memicu produksi air seni.  Artikel terkait: Bolehkah Ibu Hamil dan Menyusui Puasa Ramadhan?

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.