Keuntungan Seorang Ambiver dalam Pekerjaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bahagia atau senyum saat bekerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita bahagia atau senyum saat bekerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki kepribadian ambiver bukanlah suatu hal yang perlu dikhawatirkan, justru itu adalah keuntungan.

    Hasil riset di sebuah perusahaan perangkat lunak menemukan bahwa orang berkepribadian ambiver memiliki kemampuan bekerja yang lebih baik dibanding yang berkepribadian introver dan ekstrover.

    Pasalnya, karyawan ambiver cenderung mampu mengatur emosi dan ketegasan sehingga dapat mengoptimalkan kinerja mereka.

    Menurut Direktur Laboratorium Manusia Psikofisiologi Universitas Maryland, Prof. Barry Smith, orang ambiver juga cepat beradaptasi dengan berbagai situasi.

    ADVERTISEMENT

    “Orang Ambiver bertindak seperti ekstrover dalam situasi sosial dan introver ketika sendirian. Artinya, sikap yang akan keluar lebih dipengaruhi faktor-faktor situasional,” tutur Barry.

    Lebih lanjut, Barry mengatakan orang ambiver berani mengambil risiko, namun berhati-hati ketika bertindak. Selain itu, orang ambiver tahu kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan.

    “Menjadi ambiver berarti memiliki keberanian dan kehati-hatian dalam waktu bersamaan. Mereka tahu kapan harus bergerak dan kapan harus berhenti,” ungkap Barry.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Yuk, Ajak Tubuh Beradaptasi Menjelang Puasa Ramadhan
    Usir Stres, Prilly Latuconsina Suka Bak-buk Bak-buk
    Suka Olahraga Berat? Jangan Lupa Air Kelapa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?