5 Makanan yang Pantang Dipanaskan karena Membahayakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ayam dan kentang goreng (Junk food). TEMPO/Charisma Adristy

    Ilustrasi ayam dan kentang goreng (Junk food). TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Para ibu rumah tangga sering memanaskan makanan sisa agar bisa dikonsumsi kembali dengan alasan efektif dan efisien. Menghangatkan makanan bertujuan untuk menggugah selera makan karena banyak orang yang tidak menyukai makanan yang sudah dingin.

    Tapi ternyata, ada beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan berulang-ulang. Bahkan, ada beberapa sayuran yang jika dipanaskan berulang kali dapat mengeluarkan senyawa yang dapat menyebabkan penyakit langka hingga kanker. Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan berulang kali.

    1. Kentang
    Kentang banyak mengandung zat besi dan tembaga yang sangat baik untuk nutrisi otak. Selain itu, kentang juga memiliki kandungan karbohidrat yang mudah dicerna sehingga baik untuk kesehatan lambung. Tapi ternyata, kentang jika dipanaskan berulang kali dapat mengeluarkan senyawa beracun yang bisa membuat sakit.


    2. Bayam
    Bayam adalah salah satu sayuran yang banyak mengandung zat besi, selain vitamin dan serat yang tinggi. Itulah kenapa setelah beberapa jam dimasak bayam akan berwarna kehitaman. Jika dipanaskan berulang kali, kandungan nitrat yang ada dalam bayam akan berubah menjadi nitrit dan memunculkan zat karsinogen yang dapat memicu kanker.

    ADVERTISEMENT

    3. Brokoli
    Brokoli diketahui memiliki kandungan vitamin A dan C yang sangat baik buat tubuh. Namun seperti bayam, brokoli mempunyai kandungan nitrat yang akan berubah menjadi nitrit jika dipanaskan berulang kali sehingga dapat menyebabkan kanker.


    4. Telur
    Telur merupakan sumber protein yang memiliki banyak vitamin A, kalsium, vitamin B6, vitamin B12, dan fosfor. Namun, jangan menghangatkan telur karena dapat memunculkan kandungan racu, khususnya di bagian kuning telur, yang dapat menganggu sistem pencernaan.

    5. Ayam
    Sama seperti telur, ayam juga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, selain rendah lemak. Akan tetapi, jika daging ayam dimasak kembali atau dipanaskan, maka kandungan protein yang dikandungnya akan berubah dan dapat menyebabkan masalah pencernaan.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Produk Kesehatan Mengandung Perak, Apa Manfaatnya
    Antenatal, Metode Periksa Bibit, Bebet, Bobot Kehamilan
    Dua Biang Keladi Nyeri Saat Haid dan Cara Mengatasinya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.