Diet dan Olahraga Tak Mempan Lawan Obesitas, Coba Bedah Bariatrik

Reporter

Ilustrasi obesitas. Bruno Vincent/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Obesitas biasanya diatasi dengan diet dan olahraga secara rutin atau dengan mengonsumsi obat diet. Namun, jika kedua cara tersebut tidak berhasil, bedah bariatrik bisa jadi solusinya.

Bedah bariatrik adalah teknik operasi pengecilan dan bypass lambung untuk menurunkan berat badan bagi mereka yang obesitas. Bedah ini menurut dokter spesialis bedah Handy Wing, ampuh mengurangi 55-70 persen berat berlebih pada tubuh, dibanding dengan diet dan olahraga yang mengurangi berat badan berlebih maksimal hanya 10 persen.

Selain itu, mereka yang menjalani bedah bariatrik juga bisa membantu mengontrol penyakit diabetes. "Perubahan bentuk lambung atau usus, berkurangnya asupan dan penyerapan makanan, serta peningkatan hormon inkretin menyebabkan gula darah menjadi terkontrol pasca-operasi," kata dokter yang berpraktek di Rumah Sakit OMNI Alam Sutera ini.

Penyakit komplikasi seperti jantung, kolesterol, risiko stroke, dan masalah kesehatan lain juga bisa diatasi dengan bedah bariatrik. Meski terbukti ampuh, bedah bariatrik pada anak, ujar dokter spesialis anak Marlyn C. Malonda, hanya bisa dilakukan dengan syarat tertentu. "Tindakan pembedahan hanya akan disarankan jika pengobatan lain gagal dan jika anak telah melalui pubertas atau anak sangat gemuk dan memiliki masalah kesehatan lain," ujarnya.

Bedah ini bisa dilakukan jika memiliki indeks massa tubuh di atas 35 apalagi disertai dengan masalah kesehatan lain. Mereka yang berusia di bawah 60 tahun dan belum terlalu lama menderita diabetes dan memiliki fungsi pankreas yang cukup baik adalah kriteria ideal untuk melakukan operasi ini.

TABLOIDBINTANG

Artikel lain:
10 Manfaat Bercinta untuk Pria
Ciri-ciri Orang Bahagia dari Akun Media Sosialnya
Perempuan Menopause Sebelum Umur 50, Apa Penyebabnya






Menurut Studi Makan Larut Malam Bikin Lebih Lapar Keesokan Paginya

1 hari lalu

Menurut Studi Makan Larut Malam Bikin Lebih Lapar Keesokan Paginya

Jika Anda sering makan larut malam mungkin sudah waktunya untuk menghentikan kebiasaan itu


Berkeringat Berlebih Bisa Menjadi Tanda Obesitas, Apa Lagi?

2 hari lalu

Berkeringat Berlebih Bisa Menjadi Tanda Obesitas, Apa Lagi?

Obesitas penyakit yang bisa mengakibatkan komplikasi dengan penyakit lain. Sangat penting mengenali gejala obesitas sebelum muncul efek samping.


Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

2 hari lalu

Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

Penyakit obesitas bisa dihindari dengan melakukan pola hidup sehat mulai dari menjaga pola makan, aktivitas, hingga tidur yang cukup.


Mengapa Penderita Obesitas Berisiko Kena Diabetes dan Penyakit Jantung?

2 hari lalu

Mengapa Penderita Obesitas Berisiko Kena Diabetes dan Penyakit Jantung?

Orang yang mengalami obesitas dapat berisiko lebih besar terkena penyakit antara lain diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Kenapa?


Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

3 hari lalu

Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

Obesitas atau kelebihan berat badan mengundang berbagai penyakit berbahaya. Diabetes berada di urutan pertama.


Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

3 hari lalu

Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

Obesitas tentu berpengaruh bagi kesehatan tubuh. Ternyata, penyebab kelebihan berat badan tak hanya soal salah pola makan.


Inilah 7 Dampak Buruk Pemberiaan Susu Formula bagi Bayi dan Anak

4 hari lalu

Inilah 7 Dampak Buruk Pemberiaan Susu Formula bagi Bayi dan Anak

Ada banyak dampak buruk yang bisa diperoleh bayi dan anak bila mengonsumsi susu formula. Apa saja dampak buruk tersebut?


Memahami Diet Seimbang Secara Benar

5 hari lalu

Memahami Diet Seimbang Secara Benar

Pernah mendengar istilah diet seimbang? Mengapa diet seimbang itu perlu?


Atasi Masalah Obesitas dengan Akupunktur

5 hari lalu

Atasi Masalah Obesitas dengan Akupunktur

Akupunktur bisa membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang sehingga dianjurkan buat penderita obesitas.


Kemenkeu Kaji Pengenaan Cukai Minuman Boba dkk untuk Cegah Obesitas

7 hari lalu

Kemenkeu Kaji Pengenaan Cukai Minuman Boba dkk untuk Cegah Obesitas

Kemenkeu menghadapi berbagai tantangan untuk menerapkan cukai pada minuman berpemanis. Salah satunya soal pemulihan ekonomi.