Trik Pilih Mahkota Pengantin Sesuai Bentuk Wajah dan Karakter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahkota pengantin. Charles S. McIntosh

    Ilustrasi mahkota pengantin. Charles S. McIntosh

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahkota kini menjadi salah satu detail yang menjadi perhatian oleh mempelai wanita. Perancang aksesoris Rinaldy A. Yunardi berbagi tip memilih mahkota yang tepat.

    Satu hal yang paling mendasar dalam membuat mahkota adalah mencocokkannya dengan kepribadian pengantin. Kendati Rinaldy A. Yunardi selalu menyesuaikan keinginan dari pengantin, dia menyesaikan bentuk wajah dan kepala saat mendesain mahkota. Baca: Katy Perry Pakai Sepatu Desainer Indonesia Rinaldy Yunardi

    “Yang paling gampang memang bentuk muka kuaci yang bisa dicocokkan dengan bentuk dan ukuran mahkota apa saja. Tetapi kalau wajah bulat, mahkotanya harus sedikit lancip ke atas. Adapun yang lonjong bisa agak datar,” tuturnya. Baca juga: Nicki Minaj Pakai Topeng Sangkar Rinaldy Yunardi

    Sementara bagi pribadi yang lebih menyukai kesederhanaan, mahkota berbentuk akar dengan sematan batu permata dan mutiara bisa menjadi pilihan yang tak kalah menawan. Untaian emas yang berbentuk daun dan bunga sangat cocok untuk pernikahan dengan tema pesta kebun yang saat ini tengah digemari.

    ADVERTISEMENT

    Meski menggunakan batu permata, hiasan kepala pengantin tidak akan terlihat terlalu berlebihan karena mahkota dengan gaya ini cenderung lebih kecil dan mengikuti tatanan rambut. Namun, penting bagi wanita untuk bisa memadu-padankan antara hiasan kepala dan aksesoris lainnya agar tidak terlihat berlebihan.

    “Anting harus ada. Stud [subeng] saja sudah cukup. Kalau kalung bisa disesuaikan dengan gaunnya. Kalau bajunya sudah menutup leher lebih baik tidak usah pakai kalung lagi. Kalau mau pakai ketiganya, pakai saja kalung dengan satu lionton berlian sudah cukup,” ujarnya.

    BISNIS

    Artikel lainnya:

    Gaun Pengantin 7 in 1 Terobosan Baru Dominique Nadine


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.