Jenis Gangguan Kesehatan pada Kulit Bayi di Awal Kelahiran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruam pada bayi. lifenstats.com

    Ruam pada bayi. lifenstats.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kulit bayi memang halus dan lembut, namun sangat sensitif. Orang tua mesti memperhatikan kesehatan kulit bayi agar tidak rewel dan mempengaruhi pertumbuhannya.

    Sebuah penelitian menyebutkan, 80 persen bayi pernah mengalami gangguan kulit pada bulan pertama setelah lahir. Gangguan yang paling sering muncul adalah proses peradangan pada lapisan kulit bagian atas atau sering disebut dermatitis atau eksim. Kasus lain ialah dermatitis atopik atau eksim susu dan dermatitis kontak dalam bentuk ruam popok.

    Kendati gangguan kesehatan kulit bayi tidak membahayakan jiwa. Namun jika tak ditangani bisa mempengaruhi tumbuh kembang si buah hati. Ketika kesehatan anak terganggu, anak akan rewel dan mengganggu kualitas tidurnya. Padahal bayi lebih banyak tidur untuk tumbuh-kembangnya.

    Kulit bayi, terutama yang lahir prematur, lebih tipis dan rentan. Bayi juga mengalami perubahan lingkungan basah (di rahim dan air ketuban) ke lingkungan kering (udara). Bayi sekilas mempunyai kulit yang halus dan lembut. Hasil studi klinis dengan alat analisis kulit menunjukkan, 63 persen bayi mempunyai kulit yang kering.

    ADVERTISEMENT

    Dokter spesialis anak pada Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rini Sekartini, mengatakan dalam menjaga kesehatan kulit bayi, orang tua harus diperhatikan dari hal terkecil karena kulit bayi sangat sensitif.

    Kulit bayi lebih mudah menyerap zat-zat yang menempel pada permukaan. Adanya friksi dengan zat atau bahan dari luar akan memudahkan terjadinya iritasi kulit. "Kulit bayi mengandung kadar lipid yang tinggi sehingga memudahkan iritan melewati kulit. Friksi ini bisa terjadi antara pakaian dan kulit, atau bisa juga diaper dan kulit," ujarnya.

    Pemilihan bahan pakaian anak, menurut dokter Rini, haruslah teliti. Jangan sampai salah dalam memilih pakaian bayi karena hal itu juga terkait dengan kesehatannya.

    DIAN YULIASTUTI


    Berita lainnya:

    Tip Menghindari Ruam pada Bayi  
    7 Fakta Sarin, Mengatasinya? Mandi dengan Sabun
    Bayi Juga Bisa Jerawatan, Bagaimana Menanganinya?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...