Kenali 7 Ciri Manipulator Cinta dari Tutur Katanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bermesraan. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bermesraan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hati-hati ketika hendak menjalin hubungan dengan seorang pria. Bisa saja ternyata dia seorang manipulator cinta. Manipulator cinta bisa dibilang lebih berbahaya dari pengobral cinta.

    Orang tipe ini mengambil lebih banyak dari yang seharusnya dari pasangannya. Bukan dengan cara menuntut yang lugas, melainkan dengan kalimat-kalimat penuh tipu muslihat. 

    Seorang manipulator cinta tidak bisa diketahui hanya dengan melihat penampilan luarnya saja. Anda harus mendengarkan dia berbicara untuk mengetahui tanda-tandanya. Karena mereka, tidak dipungkiri, tergolong pandai dalam berkata-kata. Contohnya seperti berikut ini:

    1. "Kalau kamu bisa bikin aku puas terus, aku enggak akan melirik wanita lain"
    Setiap kali dia mencoba membuat Anda bersalah agar mau melakukan kehendaknya, jelas dia seorang manipulator. Banyak cara, kok untuk menunjukkan rasa cinta. Menuruti segala keinginannya bukan salah satunya. Anda masih selalu punya pilihan untuk menolak.

    ADVERTISEMENT

    2. "Kalau kamu sayang aku, pasti kamu ..."
    Cinta memang membutuhkan pengorbanan. Tapi bukan pengorbanan untuk mendapatkan cinta. Kalau si dia sudah meminta ini-itu sebagai bukti Anda menyayanginya, sudah tinggalkan saja.

    3. "Jangan ikut campur"
    Kadang, wanita akan menasihati atau cerewet tentang berbagai hal salah yang dilakukan pasangannya. Jika ia tidak mau mendengarkan perkataan Anda dan malah menyuruh Anda menjauhinya, jelas dia seorang manipulator.  

    4. "Kamu tahu, dari dulu aku seperti ini"
    Alasan klasik ini akan dilontarkan seorang manipulator untuk mendapatkan pemakluman atas perilaku buruknya. Intinya, ia hanya ingin Anda merasa bersalah dan ia mendapatkan egonya.

    5. "Siapa yang akan mencintai kamu lebih dari aku?"
    Jika dia membuat Anda merasa tidak berharga, tidak menarik, maka jelas ia seorang manipulator. Karena cinta yang sesungguhnya adalah sebaliknya dari semua itu. Yakni, membuat Anda merasa dicintai dan dihargai.

    6. "Apa kamu mau orang tua mengacaukan hidup kita?"
    Orang seperti ini hanya ingin menjauhkan Anda dari orang-orang yang sungguh menyayangi Anda. Walau memang benar sebuah hubungan, terutama yang sudah menikah, harus mandiri. Namun bukan berarti memaksa Anda jauh dan bahkan punya pikiran negatif terhadap orang tua, bukan?

    7. "Kamu pilih mana, aku atau teman-temanmu?"
    Orang yang mengatakan kalimat ini cenderung suka memegang kendali. Setiap orang memang ingin merasa spesial, tapi bukan berarti selalu meminta memilih antara dia dan teman-teman Anda.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Resep Ikan Teri Asam Manis

    Trik Makeup Mata dengan Lipstik Merah

    Daftar Minyak Rambut yang Sedang Naik Daun


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.