Jus Jeruk Bali Atasi Masalah Kehamilan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeruk bali. ANTARA/Dedhez Anggara

    Jeruk bali. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh wanita agar cepat hamil. Yang utama yang harus diperhatikan yaitu dengan menjaga pola hidup sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi jus jeruk Bali.

    Mengapa jus Jeruk  Bali? Labor of Love, menyebutkan bahwa banyak wanita yang mengalami kesulitan hamil karena siklus ovulasinya tidak teratur atau kurangnya lendir serviks yang sehat.  Disebutkan jus jeruk Bali, bisa membantu mengurangi lendir serviks itu. Sehingga  sperma dapat membuahi sel telur dengan mudah.

    Baca juga :Paris Hilton Bikin Jebakan April Mop: Air Ajaib

    Tak hanya mitos tapi juga beberapa dokter dan bidan menyarankan untuk mengkonsumsi jus jeruk Bali agar cepat hamil. Jus jeruk dapat membantu proses pembuahan. Berdasarkan jurnal Fertility and Sterility, jus jeruk Bali banyak mengandung vitamin C, dapat meningkatkan kadar hormon dan meningkatkan kesuburan bagi mereka yang mengalami Luteal Phase Defect .

    ADVERTISEMENT

    Fase luteal merupakan masa ovulasi hingga hari pertama haid. Waktu dimana peluang terjadi kehamilan sangat tinggi. Luteal Phase Defect terjadi jika fase luteal kurang dari 10 hari.

    Sindrom ovarium polikistik (PCOS), siklus menstruasi yang tidak konsisten juga salah satu penyebab wanita mengalami kesulitan untuk hamil. Nah, jus jeruk Bali juga dapat mengatasi PCOS. Jus jeruk Bali masuk dalam daftar Fertility Nation sebagai salah satu makanan yang dapat mengatasi gejala PCOS dan meningkatkan kesuburan.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bagi mereka yang ingin cepat hamil, nutrisi dalam jus jeruk Bali dapat meningkatkan kadar hormon.

    Tak ada salahnya menambahkan segelas jus jeruk Bali dalam menu harian Anda.

    DINA ANDRIANI

    Baca juga :
    Hindari Makanan Manis dan Asin Agar Terhindar dari Penuaan Dini
    Simak Kata Psikolog Agar Penampilan Tubuh Tak Bikin Galau

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.