Suami Takut Istri, Apa Sebabnya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi salah satu pasangan meminta maaf. shutterstock.com

    Ilustrasi salah satu pasangan meminta maaf. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernah dengar istilah suami takut istri? Istilah itu seringkali menjadi bahan lelucon di antara para suami yang dianggap tunduk dan takut kepada istri mereka. Bahkan, ada juga istilah ISTI alias Ikatan suami takut istri yang beredar secara luas

    Kondisi suami yang takut pada istri sebenarnya tidaklah tepat untuk dijadikan guyonan, karena faktanya memang ada suami yang takut pada istrinya. Hal ini bisa jadi karena istri yang lebih dominan, atau bahkan bisa karena istri selalu kasar sehingga membuat suami takut untuk dikasari.

    Sebuah survei terbaru menyatakan bahwa suami bahkan bisa menderita dan merasa takut pada istrinya. Tapi mereka tidak mengakuinya pada teman atau orang lain di sekitar. Beberapa pria bahkan menangis diam-diam ketika merasa takut pada istrinya.

    Lantas, kenapa suami merasa takut pada istrinya?

    ADVERTISEMENT

    1. Takut dari apa?
    Dalam survei terbaru yang dilakukan pada seribu laki-laki yang berada dalam pernikahan yang gagal dan bermasalah, diam-diam mengakui bahwa mereka takut untuk pulang setelah bekerja. Mungkin, mereka takut terlibat argumen, tantrum sang istri, drama atau pertengkaran dengan istri yang bisa merusak suasana hati.


    2. Kepribadian narsistik

    Dalam sebagian besar kasus, suami mengalami ketakutan yang intens ketika istrinya menampilkan gejala gangguan kepribadian narsistik. (Ini berlaku untuk laki-laki juga)

    3. Memendam masalah
    Masalah lain yang diungkapkan oleh para pria adalah bahwa mereka harus memendam masalah di dalam diri mereka. Tidak ada cara lain untuk melampiaskan keluar. Ini bisa jadi karena pria diharapkan untuk selalu kuat, tidak menangis, atau merasa lemah. Jadi, mereka tetap menyimpan ketakutan mereka untuk diri sendiri tanpa memberitahu teman-teman.

    4. Marah
    Ketika istri melampiaskan kemarahan, suami mungkin mengalami stres yang intens dan kecemasan karena sekresi kortisol dan adrenalin. Saat itu, tubuh mengalami banyak perubahan kimia mencoba untuk mempersiapkan diri untuk terjadinya serangan atau krisis situasi.

    5. Terjebak
    Tinggal terjebak terlalu lama dalam hubungan yang kasar tidaklah sehat, terutama karena efek berbahaya dari stres, kecemasan, dan depresi.

    6. Takut karena pikiran sendiri
    Jika Anda merasa takut pada istri hanya karena pikiran Anda, lebih baik segera hilangkan rasa takut tersebut dan mengkomunikasikannya dengan pasangan.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Banana Cake yang Praktis Cara Buatnya
    Memahami Kegunaan Vitamin K bagi Tubuh
    Mengenang Yves Saint Laurent dari Pameran Foto


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?