Atasi Seksisme di Kantor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi seksisme.  shutterstock.com

    Ilustrasi seksisme. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai wanita modern, bukan tidak mungkin mereka menempati posisi teratas di tempat kerja. Namun, masih banyak kaum wanita yang harus berhadapan dengan seksisme di lingkungan kerjanya untuk memperjuangkan kesetaraan. Berikut hal-hal yang dapat anda lakukan sebagai wanita untuk menangkis stereotip gender di dunia professional:

    1. Perkenalkan diri pada Audiensi
    Mulai penjelasan ide anda pada rapat kantor dengan menekankan siapa anda sebenarnya. “Sebagai satu-satunya perempuan di ruangan ini..” adalah cara yang baik untuk menegaskan bahwa anda juga berhak berada tempat yang sama dengan para pria dan membuat mereka menghargai anda.

    2. Tegas 
    Seringkali, meski pun pemimpin rapat adalah wanita, para peserta lainnya yang terdiri dari pria malah mengabaikannya dan memilih untuk mendiskusikan idenya dengan sesama pria. Apabila anda mengalami ini, bersikap tegas dan beritahu peserta tersebut untuk tidak mengabaikan anda. Mungkin anda akan dinilai kasar atau blak-blakan, tetapi anda juga akan dinilai tegas dan akan lebih dihargai.

    3. Pastikan Anda Memiliki Peran Ganda
    Untuk menghindari penilaian bahwa anda terkesan berhati dingin dan kasar terhadap pria, anda harus menegaskan dua peran anda, yaitu sebagai perempuan dan pekerja profesional. Ketika anda mengkritik seseorang di kantor, mulailah dengan kalimat: "Sebagai manusia, saya mengerti perasaan anda. Tetapi sebagai atasan, saya harus memastikan pekerjaan anda selesai dengan tepat dan benar."

    ADVERTISEMENT

    4. Latih ‘Serangan Balik’ Anda
    Untuk membalas orang-orang yang mengecam anda dengan stereotip gender, latihlah tanggapan-tanggapan yang dapat menyerang balik mereka. Sebagai contoh, calon presiden AS tahun lalu Hillary Clinton berhasil menutup mulut orang-orang yang menyebutnya jarang tersenyum, dengan jawaban yang menyerang balik. “Itu (jarang tersenyum) memang yang seharusnya dilakukan oleh orang yang menganggap posisi presiden itu serius,” kata Clinton pada kampanyenya tahun lalu.

    5. Bangun Kapital Sosial dengan Rekan Kerja
    Pastikan rekan kerja anda tahu bahwa anda menghargai kerja keras mereka. Tanda terima kasih sederhana seperti secangkir kopi atau sekotak cokelat akan menegaskan autoritas anda dengan cara halus. Dengan begitu, mereka akan lebih memandang anda sebagai pemimpin dan lebih memercayai anda. 

    6. Cari Rekan Kerja Pria yang Bisa Dijadikan Sekutu
    Apabila ada rekan kerja pria yang menyadari bahwa anda kerap menjadi korban stereotip gender ketika rapat, lawan mereka dengan rekan tersebut sebagai tameng. Beri tahu ide-ide anda kepada rekan pria anda, sehingga ia akan menyampaikannya tanpa menghilangkan nama anda sebagai pemilik ide tersebut. 

    COSMOPOLITAN | ZARA AMELIA 

    Baca juga:
    Jangan Kecil Hati, Ada Alasan Perusahaan Pilih Pelamar Lain
    Beri Kesan Wawancara Kerja Lewat Cara ini!
    Jenis Tulisan Bisa Mempengaruhi Nasib Resume Kerja


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...