Steak Resep Leluhur di Heritage Bogor Permai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susanti Purbojo, pemilik Heritage Bogor Permai. TEMPO/Dina

    Susanti Purbojo, pemilik Heritage Bogor Permai. TEMPO/Dina

    TEMPO.CO, Bogor - Keluarga Purbojo merupakan salah satu nama yang melegenda di dunia kuliner, khususnya di Bogor. Bisnis kuliner ini dimulai dari hobi ibunda Susantina Purbojo yang gemar membuat roti dan kue. Namanya kian melejit ketika menerima pesanan kue basah untuk acara kesenian di Istana Bogor pada era Presiden Soekarno.

    Susantina Purbojo, 72 tahun, yang meneruskan bisnis kuliner itu mengenalkan variasi masakan warisan keluarganya. Susantina memegang usaha ini pada 1982. Dia belajar seni berbisnis dari sang ayah dan urusan produksi dari ibu. Ketertarikannya pada dunia kuliner membuat Susantina menulis buku yang berisi aneka resep masakan. Buku ini dibuatnya pada usia 9 tahun atau ketika duduk di kelas III Sekolah Dasar.

    Kini, tak jauh dari Istana Bogor, tepatnya di Heritage Bogor Permai, Jalan Sawojajar Nomor 26, Susantina menyuguhkan steak, sesuatu yang berbeda dari resep warisan keluarga Purbojo, selain kue basah dan roti. Padahal selama ini, Susantina mengaku lebih mendalami produksi roti.

    Menurut dia, sejak dulu hingga kini cara memasak roti apapun rasa dan bentuknya sama saja. “Yang membedakan hanya teknologinya,” ujarnya. Susantina menjelaskan, syarat membuat roti adalah harus ada air, tepung, gula, dan ragi. Gula menjadi penting karena merupakan makanan bagi ragi. “Ragi itu hidup,” ujar Susan.

    ADVERTISEMENT

    Roti manis khas Bogor Permai bertekstur padat namun lembut di lidah, tanpa isi, namun sudah terasa manis. Roti ini tidak meninggalkan rasa kesat di tenggorokan yang membuat pemakannya haus. Cara menikmatinya, belah roti dan oleskan mentega (baik asin maupun tawar), lantas disantap.

    Khusus untuk sajian daging panggang, Susantina menyebutkan aneka steak yang menjadi andalan di Bogor Permai Heritage. Jelajah kuliiner steak dimulai dengan Sirloin Wagyu Heritage dengan tingkat kematangan medium. Steak yang dimasak secara medium lebih empuk dan terasa nikmat karena masih juicy.

    Potongan pertama yang dilahap tanpa saus sungguh menggugah selera. Sebab, minus sauspun rasanya sudah lezat, empuk dan terasa ‘nyes’ di lidah, harum dagingnya juga sangat terasa. Sirloin Wagyu Heritage ini menggunakan daging wagyu super yang disajikan dengan saus demi glace khas heritage, kentang goreng, dan salad.

    Cicipan kedua jatuh pada Sirloin Black Angus. Secara kasat mata penampilannya tak jauh berbeda dengan wagyu. Namun begitu masuk mulut, tekstur dagingnya tidak seempuk wagyu. Steak selanjutnya adalah potongan Sirloin Prime. Dari sisi tampilan memang berbeda dengan dua steak sebelumnya. Perlu usaha lebih ketika memotong serat daging Sirloin Prime. Umumnya anak muda cenderung memilih Sirloin Prime karena kenikmatan mengunyah daging akan lebih terasa. Terlepas dari teksturnya, rasa ketiga steak ini lezat dan patut dicoba.


    Steak heritage Bogor Permai. TEMPO/Dina

    Susantina berbagi rahasia kelezatan resep steak leluhurnya. Selain menggunakan daging impor berkualitas, ada aturan dalam komposisi bumbu dan cara mengolahnya. Sebelum dipanggang daging dilumuri dengan garam dan merica. Steak ini dibakar di atas bara arang dengan suhu 200 derajat celcius menggunakan kipas dari arah bawah panggangan. Durasi memanggang juga cukup singkat, cuma 1 menit saja.


    Susanti Purbojo, pemilik Heritage Bogor Permai. TEMPO/Dina

    Selain menu daging sapi, ada juga Grill Salmon dengan saus barbecue. Pada hidangan ini tak tercium bau amis seperti olahan daging salmon pada umumnya. Berbeda dengan steak, Grill Salmon dilumuri dengan jeruk lemon sebelum dipanggang di atas kompor.

    Ada satu menu panggang lainnya yang menggugah selera, yaitu Spicy Roast Duck. Tekstur bebek panggang ini tidak alot. Saking empuknya, yang bukan pecinta olahan daging bebek mungkin tak mengira kalau mereka sedang mengunyah daging bebek.


    Bebek panggang Heritage Bogor Permai. TEMPO/Dina

    Untuk hidangan pencuci mulut, Heritage Bogor Permai menawarkan pie apel dan es krim. Pie Apel ala Heritage menyuguhkan pie dengan irisan apel segar. Kulit pie-nya renyah dan lumer di mulut. Adapun es krimnya, terdiri dari es puter yang merupakan campuran kelapa dan cokelat dan es krim pistachio gelato. Untuk andalan pelepas dahaga, ada Peach Mohijo Mint, minuman cocktail yang menyegarkan.


    Apel pie Heritage Bogor Permai. TEMPO/Dina

    Dari sisi suasana, restoran Heritage Bogor Permai berdiri di sebuah bangunan kuno bercat putih, kental dengan nuansa tempo doeloe. Nuansa tempo doeloe sangat terasa begitu memasuki restoran ini. Ada kesan nostalgia dengan kumpulan pigura berisi foto keluarga, sederet piring keramik Cina di dinding dan lemari. Yang menarik, meja yang tertata merupakan meja mesin jahit zaman baheula.


    Suasana di Heritage Bogor Permai Steak & Resto. Tempo/Dina

    Restoran yang baru dibuka kembali pada Januari 2017 ini mampu menampung 120 orang. Buka pukul 11.00- 22.00 WIB. Soal harga, restoran  ini menawarkan variasi harga steak daging sapi mulai Rp 90-230 ribu per porsi, bebek panggang Rp 90 ribu, dan Grill Salmon di Rp 160 ribu.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:

    Stop Bermain Ponsel dalam Gelap

    Olahraga Keras Bikin Pria Berlibido Rendah

    Lemari Anda Penuh? Singkirkan Baju-baju Berikut!


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.