Cara Mengawetkan Lemon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lemon. Shutterstock

    Ilustrasi lemon. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Aroma yang segar dan khasiat dari lemon menjadi salah satu buah yang digemari banyak orang. Agar khasiat dan kesegarannya tetap terjaga, ada tip dari penulis kuliner di laman Food Network, Ina Garten, untuk membuat lemon tetap awet.

    Buah yang berwarna kuning terang ini mengandung vitamin C dosis tinggi, bahkan lebih banyak ketimbang jeruk nipis. Dalam sari buah lemon, kandungan asam sitrat yang merupakan asam organik sangat melimpah. Jeruk berbentuk oval ini juga mengandung senyawa fitokimia vitamin dan mineral penting lain, seperti vitamin B6, potasium, zat besi, magnesium, kalsium, dan serat pangan.

    Artikel terkait resep:
    Resep Membuat Kue Vegan Minus Telur
    Segelas Salad Buah yang Menyehatkan untuk Sarapan
    Alasan Si Keju Lembut Camembert Harus Cepat Dikonsumsi

    Di balik kandungan gizi dan mineralnya yang begitu banyak, tidak mengherankan kalau buah lemon menyimpan berbagai macam manfaat bagi kesehatan. Misalnya, untuk menurunkan berat badan berlebih, melancarkan sistem pencernaan, dan mencegah batu ginjal.

    Nah, bagaimana cara membuat lemon awet sampai sekitar enam bulan? Karten menyebutkan langkahnya. Pertama, potong lemon menjadi 6 bagian, dengan cara memanjang, lalu taburi dengan garam dan simpan dalam wadah non-korosif yang terbuat dari kaca, dan tahan panas microwave. Setelah itu, tambahkan dengan air dan masak di dalam oven selama 3 jam. Biarkan dingin dan masukkan ke dalam botol kaca kedap udara. Simpan di dalam lemari es.

    ADVERTISEMENT

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Geregetan dengan Jerawat, Dipencet, Lalu Harus Apa?

    Amankah Produk Kecantikan Mengandung Asam Hialuronat
    Cerita Hidup Mereka yang Lahir Pagi, Siang, Sore, atau Malam


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...