Kuliner Thailand di Tepian Sungai Chao Phraya, Bangkok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Thai Ice Tea. Shutterstock

    Ilustrasi Thai Ice Tea. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Bangkok selain terkenal dengan kuil juga terkenal dengan wisata kuliner yang dapat ditemukan di pinggiran jalan, juga tepi Sungai Chao Phraya. Jika ke Bangkok, jangan melewatkan berwisata ke Sungai Chao Phraya, Bangkok, Thailand.

    Istana Raja, atau Grand Palace, yang kini dipenuhi para pelayat yang ingin memberi penghormatan terakhir untuk Raja Bhumibol Adulyadej. Istana Raja dapat dijangkau melalui Chao Phraya dengan ditambah berjalan kaki sekitar 10 menit.

    Tepian Chao Phraya, sungai utama di negara tersebut, dihiasi kuil Buddha, atau “wat” dalam bahasa setempat, yang terbuka untuk wisatawan. Kuil paling terkenal di sepanjang sungai itu adalah Wat Arun, atau Kuil Fajar, yang terletak di sisi kiri bila mengarungi sungai dengan perahu dari dermaga Sathorn.

    Di tepi sungai, berjejer bangunan rumah makan yang menawarkan pemandangan kuil dan perahu penuh wisatawan yang melintas. Selain melalui sungai, rumah makan tersebut juga dapat diakses melalui jalur darat dan Anda harus melewati gang untuk sampai ke tepi Chao Phraya.

    ADVERTISEMENT

    Restoran Steve Cafe and Cuisine berada di belakang National Library menyajikan makanan khas Thailand, yang umumnya berbasis hidangan laut, berharga di atas 100 baht per porsi. Setelah membuka sepatu, pengunjung dapat memilih untuk duduk di luar ruangan, ditemani terik matahari, atau di dalam ruangan berpendingin.

    Makanan Thailand umumnya bercita rasa asin, asam, manis dan pedas dalam satu hidangan karena umumnya menggunakan kecap asin, jeruk nipis, cabai, bawang merah, serai dan gula merah. Makanan Thailand disajikan terpisah dari nasi atau makanan berat lainnya seperti mie atau pasta. Biasanya, makanan yang memakai nasi atau mi diberi label single menu.

    Berikut ini makanan yang cocok untuk makan siang sambil menikmati sungai Chao Phraya:

    1. Salad kakap (Sea bass salad)
    Ikan kakap ini digoreng kering sehingga terasa renyah dan mudah dipotong dari pinggan hidangan. Steve Cafe and Cuisine menyajikan Salad Kakap ini dengan dua sisi yang berbeda rasa. Satu sisi dipenuhi acar bawang yang pedas, sementara sisi lainnya diberi bumbu bawang putih. Bila masih kurang pedas, salad kakap ini disajikan dengan sambal terpisah, terbuat dari campuran kecap asin dan bubuk cabai atau cabai iris.

    2. Kerang goreng bawang putih
    Goreng daging kerang berwarna putih, jenis scallop, diberi taburan bawang putih goreng kering, irisan cabai rawit dan daun ketumbar (cilantro).

    3. Salad kepiting
    Daging kepiting cincang goreng dengan dressing campuran dari minyak zaitun, bawang merah, perasan jeruk nipis, dan bawang putih.

    4. Thai tea
    Teh khas Thailand ini memang bisa dinikmati di mana saja. Tapi tiada da salahnya mencoba langsung di negara asalnya. Teh bercampur susu ini biasanya disajikan dengan es.

    ANTARA

    Berita lainnya:

    Resep Ubi Jalar Berbumbu
    Menikmati Paduan Kue Cokelat dan Buah Tropis
    Kembang Kencur, Perpaduan Restoran dan Tempat Pertemuan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.