Berhemat Boleh Saja tapi Jangan Keterlaluan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi politik uang. shutterstock.com

    Ilustrasi politik uang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjaga dan mengatur uang susah-susah gampang. Banyak aturan kalau ingin ‘selamat’ sampai tujuan.

    Berikut ini mitos tentang keuangan yang perlu kita tahu, seperti dilansir Cosmopolitan.

    1. Kartu kredit berbahaya
    Jika kita ingin membeli rumah atau mobil, kartu kredit bisa digunakan sebagai konfirmasi pembayaran tagihan. Takut karena kebanyakan berhutang? Mulailah dari yang kecil. Maksudnya, jaga agar hutang tetap sedikit. Gunakan kartu kredit sejarang mungkin dalam setahun untuk membuat catatan pemakaian kartu. Pilih kartu yang tidak memiliki biaya tahunan dan cari yang memiliki fasilitas rewards, meski biasanya tingkat bunganya lebih tinggi, dan tagihan bisa dibayar setiap bulan.

    2. Lebih baik membeli daripada menyewa
    Untuk membeli rumah misalnya,kita harus dana punya sekitar 20 persen dari harga rumah. Memakai hampir semua uang untuk itu boleh saja. Tapi begitu kita tidak punya dana sama sekali untuk sekadar mengganti atap rumah yang bocor, kita perlu berpikir lagi untuk melakukannya.

    ADVERTISEMENT

    Memiliki rumah memang bisa menghemat 37 persen uang daripada menyewa. Tapi yang jelas, ketika kita memiliki pekerjaan yang tidak tetap, berganti-ganti dalam beberapa tahun terakhir dengan berpindah-pindah kota, menyewa masih pilihan terbaik.

    3. Puasa senang-senang
    Kita tidak perlu lagi menolak ajakan rekan kerja nongkrong di cafe untuk sekadar menikmati kopi late setelah gajian. Menurut Cathy Derus, CPA, seorang perencana keuangan dan pendiri Brightwater Financial, menyiksa diri dengan terlalu berhemat justru akan membuat kita merasa spending binge atau keadaan ingin belanja gila-gilaan.

    Jadi, daripada terlalu berhemat untuk sekadar secangkir kopi di seharga Rp 50 ribu, lebih baik berfokuslah untuk bagaimana mendapatkan penghasilan tambahan. Jika memang perlu, ambil pekerjaan paruh waktu atau berinvestasi dengan mengikuti kelas sertifikasi keterampilan supaya kita punya nilai jual lebih tinggi di dunia kerja.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    6 Alasan Seseorang Suka Bermain Cinta
    Penyebab Tubuh Terserang Penyakit
    Rajin Menulis di Blog, Nikmati 6 Manfaatnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.