Mencoba Makanan Berbahan Jangkrik, Siapa Takut?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria memakan kepompong serangga saat perayaan etnik Hani di Mojiang, Propinsi Yunnan, 21 Juni 2015. Para etnik Hani terbiasa mengkonsumsi serangga seperti kalajengking, jangkrik dan kepompong serangga. REUTERS/Wong Campion

    Seorang pria memakan kepompong serangga saat perayaan etnik Hani di Mojiang, Propinsi Yunnan, 21 Juni 2015. Para etnik Hani terbiasa mengkonsumsi serangga seperti kalajengking, jangkrik dan kepompong serangga. REUTERS/Wong Campion

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyambut masa ketahanan pangan, tampaknya setiap orang harus berhenti pilih-pilih makanan dan berani mengkonsumsi apapun selama itu baik untuk tubuh. Salah satu yang semakin marak dilakukan adalah memakan serangga.

    Tidak perlu takut terdengar barbar. Serangga yang kelak mungkin menjadi konsumsi kita sehari-hari hadir dalam wujud yang tidak lagi menakutkan. Kini,  jangkrik sudah hadir dalam bentuk tepung.

    Tepung jangkrik sudah banyak dijual di pasaran, khususnya swalayan organik. Jika tidak menemukannya, produk ini bisa dipesan secara online karena di luar negeri tepung jangkrik sudah cukup populer. Ada banyak resep masakan atau kue dengan bahan tepung yang tinggi protein ini.

    Jika Anda termasuk yang gemar bereksperimen, membuat tepung jangkrik sendiri pun bisa. Prosesnya hampir sama seperti pembuatan tepung lainnya.

    ADVERTISEMENT

    Pertama, keringkan jangkrik di bawah sinar matahari, dengan cara mengeringkan dengan pembekuan, menggunakan dehidrator makanan, atau dengan cara memanggangnya dalam oven, tergantung seberapa banyak waktu yang dimiliki dan rasa akhir yang ingin didapat dan juga selera.

    Kedua, hancurkan jangkrik yang sudah kering dengan menggunakan mesin penggiling. Pertama kali dimasukkan, bagian jangkrik seperti kaki, sayap, dan lainnya akan terangkat ke permukaan, singkirkan dengan cara meniupnya. Lalu, lanjutkan proses penghancuran jangkrik hingga benar-benar menjadi tepung yang halus.

    Tepung jangkrik ini kita olah menjadi broth atau cairan kental penyedap rasa dan bisa digunakan untuk menambah kelezatan dan juga nutrisi ke dalam masakan sehari-hari.  Untuk membuat broth, siapkan satu liter air, satu wortel ukuran sedang yang sudah dikupas dan diparut, satu batang seledri, setengah siung bawang merah ukuran sedang dan dicincang, dua jumput peterseli, tiga siung bawang putih, dan tiga sendok makan tepung jangkrik.

    Satukan semua bahan ke dalam panci, masak dan aduk-aduk selama satu jam. Saring menggunakan saringan kopi, dinginkan, simpan dalam lemari es untuk digunakan sesuai keperluan memasak.

    Rasa broth yang terbuat dari jangkrik ini sedikit menyerupai jamur shitake, jadi cocok untuk semua masakan yang menggunakan bahan jamur. Selain itu, broth jangkrik ini juga bisa digunakan untuk menambah nutrisi pada masakan lainnya sesuai selera.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Berciuman Itu Bagus untuk Kesehatan
    Bahaya BPA di Botol Plastik bagi Kesehatan
    Ramuan Alami Pengusir Flu untuk Ibu Hamil


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.