Mengenal Kulit Bayi yang Halus, Tipis, Sekaligus Rentan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. Shutterstock.com

    Ilustrasi bayi. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kulit adalah lapisan terluar tubuh dan merupakan pelindung, penutup jaringan, dan organ bagian dalam. Kulit banyak berperan terutama melindungi tubuh dari bakteri, jamur, virus, dan lainnya. Untuk itu, kita harus melindungi dan merawat kulit kita.

    Berbeda dengan kulit orang dewasa, kulit bayi strukturnya masih sangat halus dan lembut. Meski begitu, kulit bayi memiliki fungsi yang sama dengan kulit orang dewasa, yaitu melindungi organ-organ sensitif di dalam tubuh serta menjaga agar bayi berada pada suhu yang tepat dengan mengeluarkan keringat untuk mendinginkan suhu tubuh.

    Bila dilihat menggunakan mikroskop, perbedaan antara kulit bayi dengan kulit orang dewasa akan terlihat. Struktur kulit bayi lebih renggang atau ikatan antarsel lebih longgar, lebih tipis, plus produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak lebih sedikit. Kulit bayi ibarat tumpukan batu bata yang renggang.

    Konsultan Tumbuh Kembang Anak RSCM, Jakarta, Dr. dr. Rini Sekartini, SpA (K), mengatakan kulit bayi sangat mudah menyerap zat-zat yang menempel pada permukaan. Lantaran belum sempurna, kulit bayi cenderung mudah mengalami berbagai macam gangguan, misalnya alergi ringan yang timbul akibat makanan, lingkungan, bahkan zat tertentu yang menempel pada kulit dan Kulit bayi juga rentan iritasi akibat gesekan oleh benda-benda yang memiliki permukaan kasar.

    ADVERTISEMENT

    Bayi yang mengalami masalah pada kulitnya akan tidak nyaman, rewel, dan kualitas tidurnya terganggu. Ujungnya, menganggu proses tumbuh kembang. Seperti kita ketahui, bayi membutuhkan tidur sekitar 15-16 jam per hari yang terbagi dalam beberapa sesi. Selain itu, ketidaknyamanan yang dirasakan bayi akan membuatnya sering menggaruk bagian kulit yang terkena gangguan.

    Sebab itu, Rini mengatakan, orang tua harus cermat dalam memilih produk perlindungan kulit untuk bayi agar tidak menimbulkan efek samping. Terutama untuk bayi yang baru lahir karena kulitnya sangat sensitif dan rentan terkena gangguan. Gangguan yang tidak berefek pada kulit sensitif orang dewasa, pada kulit bayi dapat mengakibatkan efek yang besar.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:

    Tip Bersih-bersih dan Merawat Kasur
    Perubahan yang Dialami Seseorang Setelah Menikah
    Chef Juna Tampil Galak di Layar Kaca, Itu Belum Seberapa!


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.