Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Gejala Serangan Jantung yang Kerap Diabaikan  

Editor

Rini Kustiani

image-gnews
Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com
Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.COJakarta - Banyak orang yang tidak menyadari mengalami masalah pada jantung sampai gejalanya terlihat jelas. Bahkan seorang wanita muda pun tidak bisa terlepas dari masalah jantung. “Serangan jantung biasanya terjadi pada wanita 10 tahun sebelum menopause. Namun sekitar 30 ribu wanita di bawah usia 50 tahun menderita penyakit jantung,” kata kardiolog, Nieca Goldberg, kepada Women's Health.

Menurut statistik terbaru pusat kontrol dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, penyakit jantung adalah penyebab tertinggi kematian pada wanita berusia di atas 35 tahun, atau satu kematian setiap empat orang. Menurut Goldberg, biasanya gejala sakit jantung tidak terdeteksi atau tidak diperhatikan pada awalnya, terutama di kalangan wanita muda.

Berikut ini beberapa tanda yang harus diwaspadai karena bisa jadi merupakan gejala penyakit jantung.

1. Kaki bengkak
Kaki atau mata kaki membengkak bisa diakibatkan oleh masalah pompa di jantung. Genangan cairan atau edema adalah gejala paling umum dari gagal jantung kongestif saat jantung tak mampu memproses darah keluar dan masuk dengan irama yang wajar.

2. Pusing
Sakit kepala yang menyiksa juga bisa menjadi gejala stroke atau adanya penggumpalan darah. Bila cuma pusing, mungkin itu bukan gejala sakit jantung. Tapi bila disertai leher kaku dan lesu, itu yang harus diwaspadai dan perlu mendapatkan pertolongan medis.

3. Lelah
Inilah tanda yang paling sering diabaikan karena dikira hanya kelelahan fisik biasa akibat terlalu banyak beraktivitas atau kurang tidur. Lelah yang tak boleh dianggap sepele misalnya, ketika tubuh sedang fit kemudian mendadak terasa luar biasa capek seperti baru menaiki tangga sampai lantai 30. Kondisi ini harus mendapat perhatian karena bisa jadi jantung sulit mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

4. Kram perut
Banyak orang yang mengira sakit jantung ditandai dengan rasa sakit di dada atau lengan kiri. Mereka tidak menyadari rasa sakit bisa muncul di bagian tubuh yang lain, termasuk di perut, karena jantung sedang memberi sinyal rasa sakit ke perut.

5. Pingsan
Terjadi akibat tekanan darah turun drastis dan penyebabnya bermacam-macam, termasuk berdiri terlalu cepat saat bangun tidur. Pingsan juga bisa menjadi indikator adanya penyakit yang lebih serius, misalnya jantung yang tidak bisa memompa darah dengan semestinya, detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat, atau pembuluh darah yang sobek.

6. Sakit punggung
Ingat, penyakit jantung tak hanya dirasakan di dada, tapi juga di punggung. Bila punggung terasa berat seperti diduduki gajah, itulah salah satu tanda serangan jantung.

PIPIT

Berita lainnya:
Perawatan Ekstrem Vagina Selebritas Dunia
Lady Gaga Tutupi Wajah Saat Keluar dari Klinik Kecantikan

Pembuatan Gaun Belle Emma Watson di Beauty and The Beast


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

3 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

Olahraga malam memiliki dampak positif dan negatif bagi jantung.


Olahraga Pagi vs Malam, Mana yang Lebih Sehat bagi Penderita Penyakit Jantung?

3 hari lalu

Ilustrasi wanita lelah usai berolahraga. Freepik.com/Drazen Zigic
Olahraga Pagi vs Malam, Mana yang Lebih Sehat bagi Penderita Penyakit Jantung?

Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan jantung, waktu terbaik untuk olahraga adalah antara pukul 8 pagi hingga 11 pagi.


Pria Menikah Juga Bisa Kesepian, Berikut Tandanya

4 hari lalu

Ilustrasi pasangan bermasalah. Shutterstock.com
Pria Menikah Juga Bisa Kesepian, Berikut Tandanya

Pernikahan tak bisa begitu saja melepaskan orang dari kesepian. Berikut beberapa tanda laki-laki yang kesepian meski sudah menikah.


2 Masalah di Tangan yang Mengindikasikan Masalah Jantung

6 hari lalu

Ilustrasi wanita memegang pergelangan tangan. Freepik.com
2 Masalah di Tangan yang Mengindikasikan Masalah Jantung

Di antara beberapa gejala masalah jantung yang perlu diperhatikan adalah pembengkakan jari dan tangan. Berikut penjelasannya.


7 Manfaat Tak Terduga Berlibur Bersama Anak saat Libur Sekolah

10 hari lalu

Atraksi badut di Stasiun Tugu Yogyakarta saat masa libur sekolah. Dok. Istimewa
7 Manfaat Tak Terduga Berlibur Bersama Anak saat Libur Sekolah

Berlibur bersama anak saat libur sekolah punya sejumlah manfaat kesehatan.


Hal yang Perlu Ditanyakan Perempuan Usia 40 kepada Dokter

11 hari lalu

Ilustrasi suami istri konsultasi ke dokter. huffpost.com
Hal yang Perlu Ditanyakan Perempuan Usia 40 kepada Dokter

Dokter menyebut macam pertanyaan yang perlu diajukan perempuan usia 40 tahun ke atas agar kesehatan terkontrol baik.


Saran Dokter Penerbangan buat Penderita Penyakit Jantung yang Akan Bepergian

18 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)
Saran Dokter Penerbangan buat Penderita Penyakit Jantung yang Akan Bepergian

Pasien penyakit jantung koroner aman bepergian menumpang pesawat terbang namun perlu tindakan asesmen secara medis.


Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Perlu Dimulai di Usia 35-40 tahun

18 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Perlu Dimulai di Usia 35-40 tahun

Pencegahan penyakit jantung koroner pada usia lanjut sebaiknya dilakukan mulai usia 35-40 tahun. Simak penjelasan spesialis jantung berikut.


Dokter Jantung Sebut Pentingnya Jaga Tekanan Darah yang Normal untuk Hindari Masalah Koroner

18 hari lalu

Ilustrasi cek tekanan darah. shutterstock.com
Dokter Jantung Sebut Pentingnya Jaga Tekanan Darah yang Normal untuk Hindari Masalah Koroner

Hipertensi adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner sehingga pemilik riwayat kondisi tersebut harus menurunkan tekanan darahnya.


Penyakit Jantung Koroner Hantui Usia Produktif, Gaya Hidup Sehat Pencegahan Utamanya

23 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Penyakit Jantung Koroner Hantui Usia Produktif, Gaya Hidup Sehat Pencegahan Utamanya

Dokter menekankan pentingnya gaya hidup sehat bagi masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner.