Hindari 5 Kesalahan dalam Mengolah Pasta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi merebus pasta. Getnowapp.com

    Ilustrasi merebus pasta. Getnowapp.com

    TEMPO.COJakarta - Kandungan karbohidrat dalam pasta membuat makanan khas Italia ini bisa menjadi pengganti nasi yang menyenangkan. Namun salah memasak pasta dapat membuat rasanya tidak yummy.

    Pasta dibentuk dari adonan tepung terigu, air, telur, dan garam. Adonan ini kemudian bisa dibentuk beraneka ragam sesuai dengan kreasi Anda. Di Italia, ada lebih dari 650 jenis pasta.

    Aneka ragam bentuk dan cara mengolahnya membuat pasta kian populer di Indonesia. Seperti kita ketahui, nenek moyang Indonesia tidak mewarisi tradisi memasak pasta. Jadi lumrah saja jika banyak kesalahan yang biasa dilakukan dalam memasak pasta. Kesalahan dalam mengolah pasta rumahan akan membuat cita rasanya berbeda dari masakan restoran. Agar pasta buatan Anda selezat masakan restoran, kenali lima kesalahan dalam memasak pasta berikut ini.

    1. Tidak memilih bentuk pasta yang benar
    Pasta tidak dibuat dengan 101 bentuk dan ukuran tanpa maksud. Bentuk dan ukuran pasta yang berbeda memerlukan cara memasak yang berbeda pula. Lama merebus pasta juga berbeda-beda, bergantung pada ukuran dan bentuk pasta. Pasta yang terlalu keras atau lembek akan merusak cita rasanya. Kenali pasta berdasarkan kategorinya: mulai spageti, fusilli, macaronipenne, fettuccine, rotini, dan lain-lain. 

    2. Mengikuti petunjuk lama memasak di kemasan pasta
    Memasak haruslah fleksibel dan mengikuti insting. Terkadang, mengikuti resep yang tertera di kemasan pasta juga tak melulu berbuah pasta yang bagus. Bentuk panci, serta besar kecilnya api kompor dan oven juga mempengaruhi tingkat kematangan pasta. Dalam memasak pasta jangan terlalu kaku. Jangan terpaku pada petunjuk durasi memasak pasta tertera di kemasan. 

    Nah, untuk memastikan apakah pasta Anda sudah matang dengan sempurna, jangan segan-segan mencicipinya. Ambil sedikit lalu rasakan apakah tingkat kematangannya sudah sesuai dengan yang diinginkan atau belum.

    3. Terlalu lama direbus
    Untuk pasta yang memerlukan proses pemanggangan, sebaiknya jangan direbus sampai matang. Biarkan pasta direbus hingga ¾ matang, karena proses masak masih akan dilanjutkan di dalam oven. Dengan lama merebus dan memanggang yang pas, pasta Anda akan terolah dengan sempurna dan hasilnya al dente.

    4. Tidak menggarami air rebusan
    Ini kesalahan terbesar yang membuat rasa pasta kurang gurih. Proses merebus adalah satu-satunya tahap untuk membumbui pasta. Agar pasta Anda terasa gurih meski tidak diberi saus, Anda harus menggunakan air yang asin untuk merebus. Pasta yang direbus dengan air garam akan bercita rasa lebih gurih dan sedap.

    5. Membuang semua air sisa rebusan
    Ketika saatnya proses meniriskan pasta, jangan buang air hingga benar-benar tiris. Sesungguhnya sisa air rebusan pasta itu sangat berharga. Anda memang tak membutuhkannya untuk masakan pasta dengan saus basah seperti marinara atau bolognese, tapi untuk jenis pasta yang kering atau creamy, menambahkan sedikit air sisa rebusan pasta adalah cara sempurna untuk membuat pasta yang kering tampak lebih mewah dan berkilau.

    TABLOID BINTANG

    Berita lainnya:
    Arti Sakit Perut Anda
    Menjajal Menu Peranakan di Meradelima
    Pertanyaan Terpopuler tentang Kecantikan Sepanjang 2016



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.