Membaca Kekurangan Nutrisi Tertentu dari `Ngidam`

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan dan makanan. Shutterstock

    Ilustrasi perempuan dan makanan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan menginginkan sesuatu dengan sangat atau mengidam bisa jadi pertanda bahwa tubuh sedang kekurangan zat tertentu. Ketika mengidam makanan asin, misalnya, itu pertanda bahwa tubuh mengalami dehidrasi ataupun kekurangan mineral.

    Jadi, sebelum mengkonsumsi keripik atau makanan asin lain, minumlah segelas air terlebih dulu dan tunggu hingga satu jam. Jika masih mengidam keripik, bisa jadi tubuh mengalami stres atau kekurangan mineral. Selain makanan asin, beberapa keinginan mengkonsumsi makanan lainnya memiliki makna sendiri, seperti berikut ini.

    #Makanan tinggi karbohidrat dan roti
    Biasanya makanan yang diidamkan adalah yang sering kita konsumsi setiap hari. Jadi, ketika kita makan banyak roti atau karbohidrat lain, akan timbul keinginan untuk mengkonsumsinya lagi.

    #Keju
    Keju mengandung protein bernama casein yang bisa memicu efek menenangkan tubuh. Penyebabnya bisa jadi karena kurangnya lemak dalam menu makanan, seperti dilansir laman Pure Wow.

    #Cokelat
    Ketika dalam masa haid, tubuh kekurangan magnesium dan zat besi, dua zat yang bisa ditemukan di dalam cokelat.

    #Makanan berminyak
    Kekurangan asam lemak omega 3 yang membuat orang ngidam makanan berminyak karena zat ini tidak terdapat di banyak makanan. Cobalah untuk mengkonsumsi salmon, kenari, dan biji chia.

    #Makanan manis
    Stres merupakan penyebab orang ingin mengkonsumsi makanan manis terus-menerus karena bisa meningkatkan energi. Sayangnya, semakin banyak konsumsi makanan manis, semakin kita mengidam makanan manis tersebut. Atasi dengan mengkonsumsi makanan manis dari olahan buah-buahan.

    TABLOID BINTANG

    Artikel lain:
    Yuk, Bikin Kue Puding Cokelat Homemade
    Tren Suplemen Berklorofil, Apa Manfaat Sesungguhnya
    Memahami Perbedaan Alergi dan Efek Samping Vaksin Flu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.