Kebiasaan Gigit Kuku, Cermin Hubungan Tak Harmonis dengan Ibu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menggigit kuku. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita menggigit kuku. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Kebiasaan menggigit kuku itu buruk. Tapi sering kali mereka yang memiliki kebiasaan tersebut tidak menyadari dan mengetahui penyebabnya. Umumnya, kebiasaan menggigit kuku muncul akibat stres atau cemas. 

    Meskipun tidak diketahui secara pasti, menggigit kuku, memainkan rambut, memegang hidung, dan menggertakkan gigi dianggap bisa meredakan stres. Selain akibat stres atau cemas, kebiasaan menggigit kuku bisa timbul akibat beberapa hal ini, seperti dilansir laman Daily Mail.

    #Meniru orang lain
    Menurut para psikolog, kebiasaan menggigit kuku adalah perilaku yang dipelajari anak dengan meniru kelakuan orang dewasa dan akhirnya menjadi kebiasaan.

    #Cerminan hubungan yang kurang baik dengan ibu
    Psikolog Sigmund Freud menyimpulkan bahwa kebiasaan menggigit kuku merupakan pertanda hubungan seseorang yang tidak sehat dengan ibunya. Sama halnya dengan kebiasaan mengunyah permen karet dan makan dengan berlebihan.

    Freud percaya kebiasaan ini muncul sejak dini, ketika anak tidak memperoleh perhatian yang cukup dari ibunya. Teori serupa menyimpulkan bahwa menggigit kuku merupakan bentuk hukuman internal diri yang diterapkan. Sayangnya, kedua teori ini tidak memiliki bukti yang cukup kuat.

    #Perfeksionisme
    Penelitian yang dipublikasikan tahun lalu menunjukkan kebiasaan menggigit kuku cenderung muncul sebagai pertanda perfeksionisme dibanding akibat rasa cemas. Menggigit kuku atau perilaku serupa lain dilakukan para perfeksionis ketika mereka sedang jengkel atau bosan. 

    Selain itu, penelitian tersebut menemukan mereka yang suka menggigit kuku biasanya sangat teratur, mudah frustrasi, dan dengan menggigit kuku, pikiran mereka teralihkan.

    TABLOID BINTANG

    Artikel lain:
    Ketahui Perbedaan Flu dengan Pilek
    Mengenali Sumber Vitamin A dan Manfaatnya

    Kram Otot dan Mati Rasa, Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.