Trik Pakai Maskara untuk Mata Sensitif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menggunakan maskara. Shutterstock

    Ilustrasi menggunakan maskara. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Merias bagian mata tidak hanya membuat wajah terlihat lebih ekspresif, tapi juga menjadi dilema jika memiliki mata yang sensitif. Harapan ingin terlihat lebih cantik bisa berubah karena mata jadi merah dan berair.

    Ophthalmologist dari New York, Jessica Lattman, punya beberapa trik memakai maskara khusus untuk pemilik mata sensitif, seperti dilansir Health.

    #Tes alergi
    Sebelum memulas riasan mata, Lattman menyarankan mencoba produk di lengan bagian dalam. Tutupi bagian itu dengan plester, kemudian periksa sehari kemudian. Bila tidak ada tanda-tanda kulit kemerahan, berarti produk itu cocok untuk kulit Anda.

    #Pilih produk dengan formula sederhana
    Produk klasik yang tidak punya embel formula ini-itu lebih cocok bagi pemilik mata sensitif. “Lebih sedikit bahan-bahan yang terkandung berarti lebih sedikit risiko iritasi,” ucap Lattman.

    #Pilih warna hitam
    Bahan pewarna yang dipakai sebagai formula maskara berisiko bagi mata sensitif. 

    #Hindari antiair
    Tentu menyenangkan tampil percaya diri karena yakin maskara tidak akan belepotan ke mana-mana. Tapi formula antiair lebih sulit dihapus. Lebih baik ambil risiko belepotan ketimbang mata gatal dan iritasi, kan.

    #Bersihkan
    Setelah memakai maskara, jangan lupa menghapusnya hingga bersih.

    #Tahu batasannya
    Bila memang maskara selalu menimbulkan iritasi mata, ucapkan selamat tinggal.

    #Buang
    Dokter mata juga punya satu kiat lagi untuk pemakai maskara. “Buang maskara setiap tiga bulan karena bakteri bisa berkumpul dan menyebabkan infeksi.”

    ANTARA

    Baca juga:
    Hindari Memencet Komedo Blackhead, Akibatnya Fatal
    Minyak Alpukat, Bahan Mujarab untuk Atasi Masalah Rambut
    4 Cara Mendapatkan Bentuk Alis yang Sempurna



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.