Ayo Mencari Waktu yang Pas buat Berolahraga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi olahraga lari/berlari/jogging. Shutterstock.com

    Ilustrasi olahraga lari/berlari/jogging. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapan waktu yang bagus untuk berolahraga, pagi atau sore? Jika masih bingung, tip dari CEO Indonesia Sport Medicine Center dr. Andi Kurniawan SpKO bisa menjadi solusinya.

    "Kapan waktu olahraga yang baik itu kapan saja, daripada sama sekali tidak berolahraga," katanya. Mau berolahraga di dalam atau luar ruangan sama saja. Namun persoalan waktu pagi atau sore, ada kelemahan dan kelebihan masing-masing. Kalau berolahraga di pagi hari, kelebihannya udara masih sangat bagus karena bersih.

    "Sisi negatifnya, harus butuh pemanasan yang baik dan peregengan cukup," ujar dokter olahraga itu. Alasannya, ketika pagi hari otot tubuh masih dingin atau tegang lantaran tidak bergerak akibat tidur. Jangan coba-coba berolahraga pagi hari tanpa pemanasan dan peregangan karena bisa menimbulkan pegal-pegal hingga lebih parahnya cedera.

    Sementara olahraga di malam hari, kebaikannya tubuh tak memerlukan pemanasan yang lebih sebagaimana olahraga pagi hari. Sebab, aktivitas sehari membuat otot-otot bergerak. Kekurangannya, udara di sore hari tak sebersih udara di pagi hari. "Kapan saja kita bisa berolahraga. Asal melakukan persiapan atau latihan khusus sebelum menekuni olahraga tertentu," ujarnya.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Manfaat Pemanasan Sebelum Berolahraga
    Jessica Alba Buka Rahasia tentang Tubuhnya yang Aduhai 
    Kombinasi Olahraga dan Gizi untuk Mencegah Osteoporosis



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.