Kiat Pakai Lipstik untuk Pemilik Bibir Tebal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bibir indah/lipstik. Shutterstock.com

    Ilustrasi bibir indah/lipstik. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Bibir yang bervolume memang dikaitkan dengan kesan seksi. Namun, kenyataannya, pemilik bentuk bibir yang tebal kerap merasa tidak percaya diri karena bentuk bibir malah terkesan semakin tebal
    ketika menggunakan lipstik.

    Kunci untuk mendapatkan bibir yang tampak lebih kecil tapi tidak menghilangkan efek seksinya adalah pemilihan lipstik yang tepat. Berikut ini tip mengoreksi bentuk bibir yang tebal.

    1. Foundation
    Pulaskan foundation di sekitar bibir hingga garis bibir. Foundation akan memudarkan garis bibir sehingga memberikan efek bibir lebih kecil dan tipis.

    2. Lip Liner
    Setelah memulaskan foundation, gariskan lip liner di bawah garis bibir. Lip liner yang dipulas di bawah garis bibir akan memberikan ilusi bibir yang lebih kecil.

    3. Warna lipstik
    Warna lipstik yang tepat membuat bibir Anda terlihat lebih proporsional. Anda bisa memilih warna lipstik terang atau gelap. Namun jangan gunakan warna-warna yang terlalu cerah untuk menghindari penampilan bibir yang semakin tebal. Warna lipstik yang paling aman adalah merah marun, copperpink, dan cokelat. Lipstik bernuansa gelap memberikan ilusi bentuk bibir lebih tipis.

    4. Matte
    Tekstur lipstik juga harus diperhatikan. Hindari menggunakan lipstik dengan tekstur glossy atau menambah lip gloss setelah menggunakan lipstik. Cara tersebut hanya membuat bibir Anda semakin bervolume dan lebar. Matte menjadi tekstur terbaik untuk si bibir tebal.

    TABLOIDIBINTANG

    Baca juga:
    Saran Makeup Artis Agar Lipstik Tak Menempel di Gigi
    Kopi Bagus untuk Kulit dan Tubuh, kecuali Rambut, Apa Sebabnya?
    Kiat Tampil Cantik dengan Lipstik Berwarna Merah



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.