Cara Menyikat Gigi yang Salah Bisa Bikin Gigi Berlubang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Cara menggosok gigi yang salah dapat menyebabkan terjadinya karies gigi atau gigi berlubang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Jurusan Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Udijanto Tedjosasongko.

    "Pori-pori pada permukaan lapisan luar gigi dapat melebar karena cara menyikat gigi yang salah, seperti misalnya terlalu keras ketika menyikat. Kalau dalam sebulan sudah dua kali ganti sikat gigi, berarti terlalu keras menggunakannya," ucap Udijanto dalam jumpa pers mengenai kesehatan gigi dan mulut bersama PT 3M Indonesia di Jakarta, Selasa, 1 November 2016.

    Pori-pori di lapisan luar gigi yang semakin lebar tersebut apabila dibiarkan dapat menjadi salah satu penyebab karies gigi. Udijanto menjelaskan, cara menggosok gigi yang benar adalah dengan menyikat dari gusi ke gigi dengan arah memutar. "Bagian dalam juga diperlakukan seperti itu. Kalau salah, bisa menyebabkan lapisan gigi aus," kata Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pusat tersebut.

    Selain itu, menggosok gigi juga wajib sebagai upaya menjaga kebersihan rongga mulut sekaligus mengurangi jumlah bakteri Streptococcus mutans. "Kalau jumlah bakteri tersebut di rongga mulut tinggi, maka risiko kariesnya juga tinggi karena bakterinya akan semakin menggerus lapisan luar gigi. Glukosa dari makanan manis menjadi makanan bagi bakteri itu yang kemudian memunculkan asam yang mampu menggerus gigi," kata dia.

    Udijanto menganjurkan kepada masyarakat supaya menggosok gigi minimal dua kali sehari, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Penggunaan obat kumur juga sebaiknya seperlunya, yaitu dua kali dalam seminggu, sebagai kegiatan pelengkap menyikat gigi menggunakan pasta gigi.

    "Obat kumur umumnya berfungsi sebagai antiseptik pembunuh kuman, tetapi apabila seluruh organisme di rongga mulut dibasmi maka pasti akan muncul masalah, misalnya jamur yang menyebabkan sariawan. Kandungan alkohol juga membuat mulut kering," kata Udijanto.

    Karies gigi atau gigi berlubang adalah kondisi penguraian mineral pada jaringan keras gigi, atau bagian gigi putih yang tampak di rongga mulut. Penguraian mineral gigi terjadi karena beberapa sebab, seperti demineralisasi akibat kadar asam tinggi dalam rongga mulut, gigi kotor, atau bakteri fermentasi sisa makanan yang menempel.

    "Karies menyebabkan penyakit sistemik pada seseorang, misalnya penyakit jantung, di mana ada bakteri dari rongga mulut yang terdapat gigi berlubang yang bisa masuk ke peredaran darah dan memperburuk kondisi jantung," ucap Udijanto.

    ANTARA

    Berita lainnya:
    Jangan Anggap Sepele Bila Ada yang Tak Beres Pada Tubuh
    Trik Menurunkan Berat Badan dengan Pikiran Positif
    Begini Cara Menggunakan Eyeliner pada Mata



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.