Jika Anda Kencan dengan Pria Lebih Tua...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • google

    google

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak semua perempuan bisa menerima pria yang lebih tua sebagai teman kencan. Terlebih para pria yang pernah memiliki istri dan anak-anak. Padahal, kita tak pernah tahu siapa jodoh kita. Jika memang kita berkesempatan dating dengan pria yang usianya jauh di atas kita dan berstatus duda, terima saja. Namun saat berkencan, perhatikan beberapa hal-hal supaya Anda mendapatkan kencan yang menyenangkan.

    Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda berkencan dengan pria yang lebih tua:

    *Sadari bahwa Anda dan pasangan kencan bicara dalam tone yang sama
    Jika Anda ingin mendapatkan jodoh yang diharapkan bisa membawa ke pelaminan, sedangkan pasangan hanya ingin mencari teman kencan semalam, tampaknya dia bukanlah pasangan kencan yang tepat untuk Anda.

    *Pasang mode lampu merah Anda
    Dalam kencan pertama, biasanya penuh dengan rasa bahagia. Kencan di restoran berkelas, hadiah bunga wangi berwarna-warni, hingga coklat favorit Anda. Hati-hati hal-hal tersebut membuat Anda terlena dan menganggap pasangan adalah pria yang tepat untuk Anda.

    =*Pahami adanya kesenjangan usia di antara Anda berdua
    Jika Anda lahir di era 90an, sedangkan pasangan lahir di tahun 70an, terimalah kenyataan bahwa pria di hadapan Anda tak akan mengerti tentang musik atau serial televisi kesayangan Anda. Tak hanya itu, pria ini juga belum tentu mengerti kata-kata slank atau humor jenaka yang Anda lontarkan.

    *Jangan berpikir dia memiliki kondisi keuangan yang mapan
    Banyak kaum pria yang memiliki kebebasan finansial di usia 20 tahunan. Namun banyak juga di antaranya, yang usianya kisaran 30 sampai 40 tahun, ternyata masih harus berkutat dengan tanggung jawab untuk memberi uang kepada mantan istri dan kepada anak-anaknya per bulan atau membayar pinjaman.

    *Fokus pada tujuan Anda 
    Hal terakhir yang Anda inginkan adalah menjadi seorang perempuan yang menjadi piala bergilir bagi pria, karena kartu kredit mereka lebih menarik daripada penampilannya. Daripada berpikir soal itu, lebih Anda fokus pada karir dan bekerja keras untuk bisa membayar tagihan Anda sendiri. Tidak ada yang lebih seksi dari seorang perempuan pintar yang mencintai pekerjaannya.

    *Terimalah fakta bahwa mantan istrinya masih berhubungan dengannya
    Dia pernah menikah dan memiliki anak. Mantan istrinya masih akan terus menjadi bagian dari dirinya meski Anda suka atau tidak suka. Jangan pernah menganggap si mantan istrinya sebagai saingan. Justru perlakukan dia dengan penuh hormat jika ingin hubungan Anda bertahan lama. Jika Anda tak merasa nyaman berhubungan dengan eks istri nya, tenang saja, lambat-laun hal itu akan segera hilang.

    *Dia akan datang dengan ‘bagasi’
    Seperti Anda yang terus bertambah tua, Anda juga akan mendapatkan lebih banyak bagasi atau beban dalam kehidupan jika memutuskan menjalin hubungan dengan pria yang lebih tua. Jika Anda berada dalam sebuah hubungan, siapkan diri Anda dan sadarlah bahwa Anda akan bersinggungan dengan kehidupan masa lalunya.

    *Bersiaplah untuk mendapat nasihat yang tak diinginkan
    Jika pacar Anda yang lebih tua itu bekerja di bidang yang sama dengan karir Anda, bisa jadi dia akan memberikan nasihat kerja atau bahkan menawarkan bantuan saat proses pembuatan keputusan yang Anda hadapi. Namun jika Anda adalah seorang pekerja independen dan tidak suka dinasihat oleh siapapun, itu artinya bakal ada friksi dalam hubungan Anda dan pasangan. Anda bisa memilih: mendengarkan segala ‘ocehan’ dia yang kaya pengalaman atau sejak awal hubungan dibangun, Anda berdua telah menetapkan garis pemisah antara urusan pekerjaan dan urusan privat.

    HEALTHSITE | DA CANDRANINGRUM

    Baca juga:
    Ladies, Jangan Sampai Termakan Rayuan Pria Beristri
    Ayo Jujur, Kamu Pasti Punya Keinginan Nyeleneh
    Suami Selingkuh, Bagaimana Sebaiknya Istri Bersikap?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.