Stres, Coba Rehat dengan Menggambar dan Mewarnai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Huffingtonpost.com

    Huffingtonpost.com

    TEMPO.COJakarta - Mewarnai tidak identik dengan aktivitas anak kecil saja. Kegiatan ini juga sangat baik dilakukan orang dewasa karena bisa mengurangi stres dan rasa cemas.

    Ngopi Rasa Rempah

    Penyebab stres di zaman modern seperti saat ini juga makin banyak, dari harga-harga yang melambung, pekerjaan yang menumpuk, lalu lintas yang makin macet, sampai pengaruh media sosial. Walhasil, aktivitas seperti yoga pun makin populer.

    Belakangan, mewarnai gambar juga menjadi tren. Sejumlah pesohor menjadi penggemar aktivitas ini, seperti Gigi Hadid dan Bella HadidEmma WatsonNigella LawsonAlicia Keys, serta Kirstie Allsopp.

    Mewarnai gambar mengingatkan kita pada masa kecil, saat menyenangkan dan jauh dari stres. Manfaatnya bukan hanya baik secara fisik, tapi juga secara psikis.

    Jangan mengira mewarnai itu gampang. Kita harus berkonsentrasi agar warna yang kita bubuhkan tidak melewati garis gambar. Mewarnai akan makin sulit bila gambarnya berbentuk rumit.

    Pakar kesehatan otak asal New South Wales, Australia, Dr Joel Pearson, telah melakukan banyak penelitian tentang mewarnai. Menurut dia, detak jantung menjadi lebih teratur dan gelombang otak berubah menjadi meditatif. Kedua hal itu hanya bisa dirasakan bila kita sedang rileks.

    Mewarnai juga baik untuk terapi pascatrauma, depresi, kegelisahan, stres, dan pikun, bahkan membantu menenangkan orang yang baru saja didiagnosis menderita kanker.

    Cukup luangkan waktu lima menit sehari untuk mewarnai gambar dan rasakan manfaatnya. Buku-buku mewarnai untuk dewasa pun kini dengan mudah didapatkan di toko-toko buku dan harganya tidak menguras kantong.

    HELLO | PIPIT

    Berita lainnya:
    5 Tahun Mengidap Diabetes, Segeralah Periksa Mata
    Curhat Mak Comblang tentang Perjodohan Kaum Eksekutif
    Permen Karet Menempel di Baju, Atasi dengan 7 Trik Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.