Yuk, Kita Mulai Makan yang Bersih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda ingin tubuh langsing dan sehat tapi susah melakukan diet? Sudah memilih hanya makanan sayur dan buah saja tetapi masih ingin makan tiramisu cake atau coklat? Sudah melakukan diet super ketat namun masih sering diserang aneka penyakit?

    Bisa jadi Anda salah dalam memilih gaya hidup sehat. Tidak semua orang cocok dengan gaya hidup sehat yang dipilihnya. Carilah gaya hidup sehat yang paling sesuai untuk Anda, sehingga ketika menjalaninya, Anda merasa enjoy.

    Nah, ini ada satu pilihan gaya hidup sehat yang disodorkan Chef Max Mandias, Executive Chef restoran Burgreens, yang menyediakan aneka sajian berbahan dasar sayuran dan buah-buahan organik Namanya konsep 'Clean Eating' atau makan yang bersih.

    Menurut Chef Max, manusia memiliki banyak keinginan, termasuk dalam hal makanan. "Sulit sekali untuk mengerem keinginan kita untuk makan ini dan itu yang kita inginkan. Itu boleh-boleh saja, hanya perlu dibatasi," kata pria yang pernah punya berat badan hampir 90 kilogram ini. Karena itu, lanjut pria yang kini beratnya 57 kilogram itu, jangan kubur keinginan itu. "Kombinasikan antara makanan yang sehat dengan makanan yang kurang sehat," ujarnya. 

    Chef Max menyarankan, pilihlah 80 persen makanan sehat dan 20 persen makanan kurang sehat untuk Anda konsumsi sehari-hari. Apa saja makanan sehat menurut Chef Max? Berikut daftarnya:

    *Bebas gula
    *Bebas susu sapi
    *Bebas protein gluten
    *Mengandung unsur sayuran dan buah-buahan
    *Makan buah sebelum makan besar

    DA CANDRANINGRUM

    Baca juga:
    4 Makanan Super Penangkal Kanker Payudara
    Serat Larut dan Bakteri Baik dalam Usus Bisa Bikin Langsing
    Jenis Makanan yang Manfaatnya Berlipat Jika Dikombinasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.