Hadirkan Tokoh Superhero Jika Anak Tak Mau Makan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung bermain aVR dengan menggunakan kostum superhero Batman  dalam acara Comic-Con International di San Diego, California, 21 Juli 2016. REUTERS/Mike Blake

    Seorang pengunjung bermain aVR dengan menggunakan kostum superhero Batman dalam acara Comic-Con International di San Diego, California, 21 Juli 2016. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika anak Anda tak mau makan atau terus makan makanan yang tak sehat, segera libatkan tokoh superhero kesayangannya di meja makan. Ya, penelitian yang dilakukan profesor dan penulis Dr. Brian Wansink dari Cornell University menyebutkan, orang tua harus belajar untuk membuat perubahan pola makan anak, sesuai dengan pilihan anak.

    "Belajar bagaimana memilih makanan yang lebih sehat dibanding makanan cepat saji," katanya. Dalam penelitiannya, peneliti memberikan anak-anak dua pilihan makanan yakni irisan apel atau kentang goreng.

    Pada awalnya, anak-anak akan memilih kentang goreng sebagai makanan pilihan mereka. Namun, ketika ditanya apa yang dipilih karakter fiksi atau superhero, anak-anak mengatakan apel.

    Tujuan dari penelitian ini adalah menanamkan pola pikir. Penelitian dilakukan selama empat minggu dengan satu minggu ditetapkan sebagai kontrol atau pembanding. Selama masa itu, hanya 9 persen dari anak-anak yang memilih apel. Tiga minggu lainnya anak-anak menampilkan model peran fiktif atau nyata sebelum makan siang. Setelah ditanamkan pola pikir makanan sehat, jumlah pilihan apel meningkat hingga 45 persen.

    Hasil penelitian menyarankan anak fokus pada kemungkinan mereka memikirkan kembali pilihan mereka sendiri. Kekaguman anak pada karakter superhero ini akan berdampak pada pilihan yang sehat. Artinya, anak memilih makanan bergizi untuk diri mereka sendiri.

    Sebelumnya ada pula penelitian yang dilakukan Bronx Departemen Pendidikan di New York City. Ketika siswa ditanya siapa yang akan lebih diperhatikan mereka di antara superhero, astronot atau atlet, mereka memilih superhero.

    Maka dibuatlah maskot gizi dengan menampilkan Wanda Air, Frankie Fruitman dan Victor Veggie. Poster maskot gizi ini sengaja digantung untuk mendorong dan mengingatkan siswa membuat pilihan yang lebih baik.

    Ahli gizi juga menggunakan taktik superhero ketika dia mengajar murid taman kanak-kanak tentang makanan yang baik. Cukup dengan mengajukan pertanyaan "Apa yang akan Avengers lakukan?" Hal ini berdampak pada pilihan anak. Mungkin memang sudah waktunya memiliki superhero di dapur dan di tempat bermain, agar anak makan sehat.

    FAMILYSHARE | DINA ANDRIANI

    Baca juga:
    Bayi Baru Lahir Perlu Diberi Vaksinasi? Tidak Perlu
    Tubuh Butuh Cairan, Jangan Lupa Bawa Minum saat Bepergian
    Ayo, Kenalkan Kegiatan Fisik pada Anak Penyandang Autis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.