Ladies, Hindari Bertukar Peralatan Makeup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bulu mata. Shutterstock.com

    Ilustrasi bulu mata. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Menjadi seorang model identik dengan kehidupan yang mewah, rambut dan riasan wajah yang selalu sempurna, serta memakai pakaian-pakaian mahal. Namun ada sisi lain yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya dapat terjadi pada seorang model. 

    Baru-baru ini, seorang model Australia, Anthea Page, mengalami infeksi staph pada matanya yang tertular setelah mengikuti show dalam Fashion Weekend Sidney. Hal ini bisa saja terjadi pada Anda setelah mencoba produk makeup di gerai makeup di pusat perbelanjaan atau salon langganan. Infeksi staph adalah infeksi yang disebabkan bakteri staphylococcus, sejenis kuman yang umum ditemukan pada kulit atau di hidung bahkan pada individu yang sehat.

    Athea mengunggah sebuah foto dirinya dan bercerita bahwa dia tertular bakteri staph dari kuas makeup penata rias dalam fashion show tersebut. “Ini adalah kedua kalinya saya mengalami hal ini. Saya ingin agar makeup artist juga menjaga kebersihan peralatan makeup yang dipakai untuk acara fashion show,” tulisnya. 

    Adapun dermatolog Bethanee Schlosser mengatakan setiap manusia memiliki bakteri, termasuk staph atau Staphylococcus aureus yang hidup di permukaan kulit, saluran usus, mulut, dan hidung. “Tapi, ketika kita terkena bakteri orang lain, dapat menyebabkan infeksi,” katanya.

    Jika kulit sudah teriritasi, risikonya dapat menjadi lebih buruk. Penderita eksim lebih mudah terinfeksi staph karena penghalang kulit terganggu dan respons imun mulai melemah. Luka dingin juga lebih rentan tertular infeksi. Selain itu, tidak hanya dapat menyebarkan virus herpes yang ada, tapi bisa menjadi titik masuk bagi mikroorganisme lain.

    Tidak hanya staph atau herpes yang dapat menyebar dari kuas makeup. "Konjungtivitis, staph, strep, dan E. coli adalah beberapa contoh dari bakteri yang dapat berkembang dalam makeup," ujar dermatolog Joel Schlessinger.

    Jika kuas makeup tidak dibersihkan dengan baik, dapat membawa banyak bakteri yang menyebabkan kerusakan serius pada kulit. “Belum lagi penumpukan kotoran pada kuas makeup dapat mempengaruhi aplikasi makeup Anda. Sebaiknya bersihkan dengan air hangat seminggu sekali,” tutur Schlessinger. 

    Para ahli merekomendasikan agar membatasi berbagi alat atau produk makeup, terutama yang digunakan di sekitar hidung atau mata. Selain itu, perhatikan apakah makeup artist mencuci tangan sebelum merias wajah Anda, memakai aplikator sekali pakai, atau membersihkan kuas makeup.
     
    Jangan segan juga untuk bertanya langsung kepada mereka tentang bagaimana mereka membersihkan peralatan makeup-nya. Hal ini semua demi kesehatan kulit Anda.

    SELF | NIA PRATIWI

    Baca juga:
    Masih Muda Kok Kulitnya Keriput, Apa Sebabnya?
    Trik Agar Bulu Mata Tampak Indah
    Mari Mempercantik Kulit Wajah dengan Pengelupasan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.