Serat Larut dan Bakteri Baik dalam Usus Bisa Bikin Langsing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi langsing. shutterstock.com

    Ilustrasi langsing. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Banyak orang yang sudah paham bahwa makanan berserat sangat baik bagi tubuh. Kandungan serat yang menyehatkan bisa ditemukan di camilan sedap, seperti es krim atau muffin, dan hal ini belum banyak diketahui. 

    Menurut penelitian dari Universitas Illinois di Amerika Serikat, dua jenis serat yang dapat menyehatkan tubuh dan membantu penurunan berat badan juga terdapat dalam beberapa camilan yang sebelumnya kerap dianggap kurang sehat.

    Kedua jenis serat ini ialah polidekstros dan serat jagung yang larut air. Karena sifatnya yang larut air dan tidak mengubah rasa dan tekstur makanan, kedua jenis serat ini dapat dengan mudah ditambahkan sebagai bahan produk makanan. 

    Riset yang dimuat di laman Science Daily ini membagi pesertanya ke dalam tiga kelompok. Kelompok pertama diminta mengkonsumsi camilan yang mengandung 21 gram serat polidekstros. Kelompok kedua mengkonsumsi camilan dengan 21 gram serat jagung larut air, sedangkan kelompok terakhir diberi camilan yang tidak mengandung serat sama sekali. 

    Hasil penelitian menunjukkan para peserta yang mengkonsumsi camilan dengan polidekstros dan serat jagung larut air memiliki tingkat bakteri baik dalam pencernaan yang lebih tinggi ketimbang yang tidak mengandung serat sama sekali. Bacteroidetes, bakteri baik dalam pencernaan ini, diklaim mampu menjaga tubuh agar tetap langsing dan bugar.

    Pimpinan riset Kelly Swanson, PhD menyebutkan, kedua jenis serat ini dapat ditemukan di beberapa produk makanan, seperti sereal, air dengan perasa, es krim, jus, dan saus, sehingga mudah diperoleh di mana saja. Di sisi lain, pakar diet Sara-Jane Bedwell menilai perlunya menjaga keseimbangan antara serat larut air dan serat tidak larut air.

    Seperti dilansir laman Daily Makeover, serat larut air mengikat cairan dalam pencernaan yang mengubahnya ke dalam bentuk gel yang dapat memperlambat proses pencernaan, sehingga perut terasa kenyang lebih lama. Serat larut air juga dapat mencegah penyerapan kolesterol jahat.

    Sementara itu, serat tidak larut yang banyak ditemukan di sayuran dan gandum membantu menambah kualitas pada pola makan. Karena sifatnya yang tidak larut air, serat ini akan menarik benda-benda jahat dalam pencernaan dan membuangnya dalam proses buang air. 

    Sara-Jane juga menilai akan lebih baik jika kandungan serat yang dikonsumsi berasal dari alam. "Mengkonsumsi serat dari beragam sumber memang baik, tapi lebih penting jika difokuskan pada makanan yang mengandung serat dari alam, seperti buah, sayuran, dan gandum utuh, karena memiliki banyak nutrisi penting di antaranya vitamin, mineral, dan antioksidan," ujarnya.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    9 Daftar Barang yang Wajib Diganti Sebelum Rusak
    6 Makanan Olahan yang Harus Dilupakan Selamanya

    Membahas Kentut yang Bikin Malu, Bau, tapi Menyehatkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.