Terimalah Pasangan Apa Adanya, Jangan Ungkit 7 Hal Berikut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan/berpacaran. Shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan/berpacaran. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat menyatakan bersedia untuk menjalin hubungan dengan pasangan, berarti Anda juga bersedia menerima pasangan apa adanya. Meski ada beberapa hal yang Anda rasa kurang dimiliki oleh pasangan, akan lebih bijak jika Anda tidak menuntutnya untuk menjadi seperti yang Anda inginkan.

    Minum Jus dan Smoothie ini Demi Mengurangi Rasa Sakit 

    Demi kebahagiaan dan sehatnya hubungan Anda berdua, sebaiknya jangan pernah mengungkit 7 hal ini kepada pasangan:

    1. Penghasilan kerjanya minim
    Adalah sikap yang bijak bila Anda tidak mengutarakan perihal ini kepada pasangan (meski faktanya memang demikian). Masalah uang adalah masalah sensitif. Anda bisa menyinggung dan menyakiti perasaannya. Bahkan, menjatuhkan harga dirinya. Sebaiknya, katakan kepadanya bahwa dia memiliki banyak potensi, sehingga dia bisa mendapatkan sesuatu yang lebih daripada yang sekarang dia punya.

    2. Dia butuh pekerjaan baru
    Ini berkaitan dengan poin pertama. Sebaiknya, perhatikan apakah pasangan menikmati pekerjaannya atau tidak. Bisa jadi, dia tetap bertahan dengan pekerjaannya karena memang dia memiliki minat di bidang itu dan dia menikmatinya. Utarakan secara baik-baik kepadanya barangkali dia ingin mencoba sesuatu yang baru atau bidang yang lain. Tapi, jika keputusannya tetap bertahan pada pekerjaannya, Anda harus menghormatinya.

    3. Anda benci ibunya
    Jujur kepada pasangan memang perlu, tapi lihat-lihat juga topiknya. Jika Anda terang-terangan mengatakan membenci ibunya, itu hanya akan merusak hubungan Anda berdua. Meski mungkin Anda memang kurang menyukai ibunya, akan lebih baik jika pasangan tidak mengetahuinya. Sebaiknya juga, Anda mulai mencari cara untuk memiliki hubungan baik dengan ibunya.

    4. Anda tidak sreg dengan teman-temannya
    Teman-teman pasangan bersikap kurang baik terhadap Anda. Sepertinya, mereka merasa Anda bukan pasangan yang baik. Meski mereka bersikap demikian, sebaiknya Anda tak usah mengadukannya kepada pasangan. Bagi pasangan, teman-temannya juga sama berharganya seperti Anda dan keluarganya. Bila pasangan sedang bersama teman-temannya, sebaiknya Anda tidak perlu ikut bergabung bersama mereka, demi menghindari perasaan yang tidak Anda inginkan.

    5. Dia harus berhenti lakukan hobinya
    Setiap orang pasti memiliki hobi, termasuk pasangan Anda. Selama hobinya itu masih dalam batas wajar dan normal, biarkan saja pasangan menikmatinya. Namun, bila hobinya itu bersifat buruk dan negatif, atau pasangan melakukannya hingga mengabaikan Anda, sebaiknya Anda mengingatkannya.

    6. Mantan pacar Anda jauh lebih baik daripada dirinya
    Ini penghinaan yang teramat sangat bagi pasangan Anda. Bayangkan jika Anda yang mengalaminya. Bagaimana perasaan Anda? Seburuk apapun diri pasangan, jangan pernah katakan hal seperti itu.

    7. Dia harus turunkan berat badan
    Tidak ada orang yang sempurna di dunia. Mungkin pasangan Anda memiliki ukuran tubuh di atas rata-rata, tapi jangan sekali-sekali menuntutnya untuk memiliki penampilan yang menurut Anda sempurna. Apalagi jika Anda menyuruhnya untuk diet karena Anda malu punya pacar gendut. Jika Anda memang peduli pada kesehatannya, coba ajak dia untuk berolahraga bersama, misalnya lari pagi bareng, jalan-jalan sore (dengan catatan benar-benar jalan kaki) bareng, atau nge-gym bareng, tanpa Anda harus bilang atau ungkit-ungkit tentang ukuran tubuhnya.

    ALLWOMENSTALK | LUCIANA 

    Baca juga:
    11 Langkah Memangkas Biaya Pesta Pernikahan
    Banyak Pasangan Kawin-Cerai, Apa Saja Penyebabnya?
    9 Urusan yang Kerap Terlupa jika Mengatur Pernikahan Sendiri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.