Turunkan Bobot Setelah Melahirkan Lewat Olahraga Berikut Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berenang ketika hamil. Swim-teach.com

    Ilustrasi berenang ketika hamil. Swim-teach.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak ibu hamil yang mengalami kenaikan berat badan gila-gilaan. Alasan berbadan dua sebenarnya tidak tepat. Begitu juga alasan makan makin banyak agar bayi sehat.

    Menurunkan berat badan semasa hamil adalah tugas baru setelah melahirkan. Lakukan olahraga ringan. Sebelumnya, konsultasikan dulu dengan dokter. Bila oke, cobalah beberapa jenis olahraga berikut ini.

    #Jalan kaki
    Jalan kaki adalah cara termudah untuk terus bergerak. Apalagi kita juga bisa mengajak si kecil berjalan-jalan di dalam kereta dorong. Bila sudah terbiasa, tambah terus intensitasnya dan cobalah melewati jalan menanjak. Dengan sepuluh menit berjalan kaki, kita bisa membakar 80-100 kalori.

    #Berenang
    Cara terbaik lain untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan adalah rutin berenang. Olahraga air ini sangat efektif untuk membakar kalori karena membuat semua otot tubuh bergerak, juga lebih aman buat persendian dibanding lari dan angkat beban. Menurut Women's Health, berenang santai selama satu jam bisa membakar 500 kalori. Tambahkan terus intensitasnya dengan berganti-ganti gaya berenang.

    #Yoga
    Yoga adalah koneksi tubuh dan pikiran sehingga baik buat para ibu yang merasa kelelahan akibat kesibukan mengurus bayi yang baru lahir. Hindari gerakan-gerakan yang ekstrem. Lakukan gerakan-gerakan yang sederhana.

    #Bersepeda
    Bersepeda pada pagi hari yang segar atau sore yang sejuk juga bisa menjadi alternatif buat para ibu. Menurut Fit Pregnancy, biasanya wanita membutuhkan waktu minimal satu bulan setelah melahirkan untuk merasa nyaman bersepeda.

    PIPIT

    Artikel lain: 
    Telur, Makanan Super buat Ibu Hamil
    9 Fakta Mengejutkan tentang Stretch Mark
    Ayo Jaga Kelestarian Bumi Kita Dengan Cara ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.