9 Fakta Mengejutkan tentang Stretch Mark

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • stretch mark atau guratan kulit

    stretch mark atau guratan kulit

    TEMPO.CO, Jakarta - Laki-laki atau perempuan sebagian besar mengalami stretch marks pada beberapa titik di bagian tubuhnya. Guratan berwarna putih yang meninggalkan lekukan kecil pada kulit, disebabkan kulit meregang melampaui kapasitasnya, sehingga menonjol keluar lapisan atas epidermis.

    Sedotan Bikin Tua

    Stretch marks dapat terjadi di setiap bagian tubuh Anda, bahkan pada bagian payudara. Setelah mengetahui adanya stretch marks, Anda biasanya berburu obat untuk menyembunyikannya, tanpa mengetahui penyebab munculnya stretch marks. Berikut ini fakta-fakta mengejutkan tentang stretch marks:

    1. Homon berpengaruh besar terhadap stretch marks
    Hormon menentukan tingkat elastin serat dan kolagen kulit Anda. Ketika hormon ini berfluktuasi, membuat kulit semakin elastis sehingga menimbulkan stretch marks.

    2. Kehilangan berat badan tidak akan menghapus stretch marks
    Jika stretch marks telah mencapai tahap alba, yang sepenuhnya matang, maka dengan melakukan olahraga pun tidak akan membawa perubaha. Tapi, jika stretch marks baru muncul, kehilangan berat badan dapat membantu menguranginya.

    3. Faktor genetik berperan besar
    Olahraga secara rutin, minum air dalam jumlah banyak, rajin mengoleskan lotion, tapi stretch marks masih sulit dihilangkan. Mungkin faktor genetik yang membuat Anda lebih rentan mendapatkan stretch mark.

    4. Stretch mark bersifat permanen
    Tidak seperti luka saat Anda terjatuh, stretch marks tidak sepenuhnya terhapus. Pigmentasi dapat dicerahkan, kulit kasar dapat dilembutkan, tapi tidak dengan stretch marks, kecuali Anda melakukan operasi untuk menghilangkannya.

    5. Krim tidak akan menghapus stretch marks
    Ada satu bahan yang terbukti dapat menyembuhkan stretch marks, itu adalah tretinoin, yang merupakan turunan vitamin A. Krim lain yang mengklaim dapat menghilangkan stretch marks sebaiknya periksa kandungannya.

    6. Steroid dapat meningkatkan risiko stretch marks
    Steroid dalam bentuk pil atau digosokkan pada kulit dapat menimbulkan stretch marks. Steroid dapat meningkatkan tingkat kortison tubuh pada tubuh. Kortison hormon yang memecah elastisitas kulit, sehingga menyebabkan stretch marks.

    7. Dapat terjadi di mana saja
    Stretch marks dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Siku, punggung , dada, paha, dan sebagainya.

    8. Terasa gatal
    Stretch marks bervariasi setiap orang. Bagi sebagian orang, stretch marks muncul dengan warna merah keunguan. Lalu berubah menjadi halus dan berwarna keperakan. Bahkan sebagian merasa gatal.

    9. Dapat dipicu oleh penyakit lain
    Stretch marks dapat dipicu dari sindrom cushing dan marfan yang mengganggu kadar hormon, merusak protein dan pada gilirannya akan membuat kulit menjadi lemah.

    BOLDSKY | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Cobalah Diam, 2 Menit Saja
    Menjalin Kedekatan Orang Tua dan Anak Remaja
    Alasan Harga Sepatu Bayi Semahal Sepatu Orang Dewasa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.