Ingin Hamil Tapi Usia Sudah di Atas 35 Tahun? Begini Caranya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Candice Swanepoel mengunggah foto perut buncitnya di media sosial. Diperkirakan kehamilan Candice memasuki bulan keenam, setelah ia mengumumkan telah hamil 12 minggu pada Maret lalu. Instagram.com

    Candice Swanepoel mengunggah foto perut buncitnya di media sosial. Diperkirakan kehamilan Candice memasuki bulan keenam, setelah ia mengumumkan telah hamil 12 minggu pada Maret lalu. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda masih ingin merasakan kehamilan, tapi usia sudah menginjak 35 tahun. Anda pun bimbang dibuatnya. Memang, bagi sebagian perempuan hamil di usia di atas 35 tahun ini cukup rentan terhadap banyak penyakit. Demikian pun dengan janin yang dikandungnya. Khawatir terjadi hal-hal yang tak diharapkan. 

    Tahukah Anda bahwa gaya hidup sehat dan perencanaan kehamilan yang matang mampu menghasilkan kehamilan dan memberikan rasa bahagia pada calon ibu. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan kehamilan sehat bagi calon ibu yang berusia di atas 35 tahun.

    Dapatkan konseling pra-kehamilan
    Di usia Anda saat ini, terjadi penurunan kualitas sel telur dan juga kualitas sel sperma dari pasangan Anda. Mengetahui status kesehatan Anda, terutama kesehatan ovarium Anda, tingkat hormon, fungsi dari berbagai organ penting sebelum Anda mulai perencanaan kehamilan.

    Berhenti merokok
    Merokok berpengaruh pada kesuburan perempuan menjadi lebih buruk. Nikotin dan racun berbahaya lainnya yang dihirup merugikan ovarium, saluran telur, dan rahim yang dapat membuat konsepsi sulit dan menurunkan kualitas ovum. 

    Menyerah pada alkohol
    Bagaimana alkohol mempengaruhi kesuburan seseorang tidak diketahui sepenuhnya. Namun, penelitian telah menunjukkan hubungan langsung antara minum alkohol dan penurunan kesuburan pada wanita.

    Batasi asupan kafein
    Kafein adalah pendamping buruk selama masa pembuahan. Asupan kafein rutin selama kehamilan juga dapat meningkatkan kemungkinan keguguran. 

    Periksa berat badan
    Kelebihan atau kekurangan berat badan dapat mempengaruhi kehamilan Anda ke arah negatif. Jika Anda mengalami obesitas dan memiliki gaya hidup yang tidak sehat, ini bisa mempengaruhi perubahan hormonal dan mempengaruhi ovulasi. Di sisi lain, badan dengan persentase lemak rendah pada wanita dapat menderita anovulasi (menurun atau berhenti produksi telur). Hal ini karena tubuh membutuhkan setidaknya 22 persen dari lemak tubuh untuk membantu periode reguler satu pengalaman dan ovulasi pada waktu.

    Makan sehat
    Makan sehat adalah cara alami untuk meningkatkan kesuburan dan meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Buah-buahan segar, sayuran hijau dan biji-bijian, termasuk protein dan vitamin penting lainnya, dapat mengatur produksi hormon alami. Makan makanan yang kaya omega 3 asam lemak, vitamin B6, C, dan E, serta beta karoten juga penting bagi kesehatan.

    Memiliki lebih banyak seks
    Usia libido Anda dapat dianalogikan mengambil kursi belakang. Belum lagi ditambah dengan stres yang lebih banyak melanda, dan juga hubungan seks yang relatif lebih jarang dari sebelumnya. Jika Anda berencana untuk memiliki bayi, seks yang jarang tidak akan membantu. Jadi lakukanlah hubungan seks sesering mungkin.

    Melacak hari subur Anda
    Belajarlah untuk mengetahui kapan Anda harus melakukan hubungan seks untuk hamil. Penting sekali untuk berhubungan seks pada hari-hari subur Anda. Masa paling subur antara hari ke-8 dari siklus menstruasi Anda dan hari ke-19 dari siklus yang sama, di mana hari pertama periode Anda dianggap sebagai hari pertama siklus menstruasi Anda. Berhubungan seks selama masa subur Anda dapat meningkatkan peluang untuk hamil.

    HEALTHSITE | DA ANDRANINGRUM

    Baca juga:
    7 Cara Alami Mengatasi Keringat Berlebih
    Pasangan Menikah yang Rutin Berkencan Jauh dari Perceraian
    Jadilah Pasangan Menyenangkan demi Kesehatan Teman Hidup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.