Kiat Memilih Koper untuk Traveling

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi persiapan mudik/travelling dengan koper. AP

    Ilustrasi persiapan mudik/travelling dengan koper. AP

    TEMPO.COJakarta - “Koper itu harus fashionable”. Itulah syarat sebuah koper bagi perancang busana Janna Soekasah Joesoef. Seperti fashionluggage juga punya tren.

    Etika Makan di Restoran

    Manajer Bisnis dan Pengembangan Lojel Indonesia Priya Tahir mengatakan, tahun depan, tren berkisar pada koper dengan banyak bukaan. “Sebab, akan memudahkan traveler untuk berkemas,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 21 September 2016. 

    Soal kelir, dia melanjutkan, warna berani tak lagi menjadi idola. Menurut Priya, warna yang menjadi pilihan adalah earth color, seperti hitam, putih, cokelat, hijau, biru, dan abu-abu.

    Selain bentuk dan warnanya, Anda harus memperhatikan faktor keamanan dari sebuah koper. Sebab, sudah menjadi rahasia umum bahwa di balik ban berjalan di bandara terkadang ada tangan-tangan usil yang mencoba membobol koper para pelancong. 

    General Manager Lojel Indonesia Dimax Pradi menjelaskan beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika hendak membeli koper. 

    1. Berat koper
    Pilih koper yang ringan supaya tak rungsing mengenai kelebihan bagasi. 

    2. Kepraktisan
    Koper dengan banyak bukaan bisa memudahkan. Jenis flat top opening, yang bisa dibuka dari atas tapi tidak membuat isinya berantakan ketika dibuka, juga bisa menjadi pilihan. 

    3. Keamanan
    Pilih koper yang kuat, dalam arti tidak mudah dicongkel dan tahan banting. 

    4. Desain
    Memilih koper sama seperti memilih baju. Jadi pilihlah yang unik dan jarang ada kembarannya. 

    DINI PRAMITA

    Berita lainnya:
    Resep Jus Bugar ala Sisca Soewitomo
    10 Gejala Kanker yang Jarang Ditanggapi Serius
    5 Tipe Kecerdasan yang Memancarkan Pesonamu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.