Benarkah Tubuh Perlu Asupan Kopi pada Pagi Hari?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi. Pixabay.com

    Ilustrasi kopi. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Minum kopi pada pagi hari bagi sebagian orang sudah menjadi kebutuhan. Mereka menjadikan kopi sebagai minuman wajib sebelum beraktivitas. Tapi perlu dikenali lagi, apakah minum kopi pada pagi hari itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan psikologis atau fisik?

    5 Model Terbaik Milan Fashion Week

    Sebagian orang mengaku menyeruput kopi atau menghirup aroma kopi saja mampu menambah semangat dan menghilangkan stres. Dengan mendapatkan kenikmatan itu, mereka bahkan rutin meminum kopi lebih dari dua kali dalam sehari di mana pun berada. Mengutip laman Thekitchen, berikut ini fakta tentang minum kopi.

    1. Tubuh tak butuh kopi pada pagi hari
    Kopi menjadi minuman favorit sebagai pembangkit semangat pada pagi hari atau sebelum memulai aktivitas. Padahal, dari sisi kesehatan, minum kopi setiap pagi sangat tidak disarankan. Sebab, kandungan kafein dalam kopi dapat menimbulkan efek samping terhadap pencernaan.

    2. Memperlambat kerja otak
    Kafein dapat memperlambat kerja otak. Tak hanya itu, sistem neuron dalam tubuh kita juga menghasilkan produk adenosine yang membuat Anda mudah lelah.

    3. Kopi memaksimalkan tidur siang
    Menyeruput secangkir kopi pada siang hari sangat disarankan para ahli. Dari hasil studi, minum secangkir kopi 15 menit sebelum waktu tidur siang dapat memaksimalkan tubuh untuk beristirahat.

    4. Memancing kreativitas
    Jika Anda mengunjungi kedai kopi favorit, suasana di sekitarnya telah terbukti positif mempengaruhi kreativitas. Atmosfer sebagian besar kedai kopi memang didesain apik dan menyenangkan agar pengunjung betah berlama-lama di sana sambil menikmati suasana.

    TABLOID BINTANG

    Berita lainnya:
    Tawaran Obat Pelangsing Instan, Jangan Percaya!
    Jadilah Pasangan Menyenangkan demi Kesehatan Teman Hidup
    Perempuan yang Cantik Lahir dan Batin, Bagaimana Wujudnya?



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.