Etika Bersantap di Restoran, Apa Saja?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hidangan di meja makan. shutterstock.com

    Ilustrasi hidangan di meja makan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita sering melupakan aturan atau bersopan santun ketika makan di restoran. Ada aturan tertentu yang sebaiknya kita lakukan saat bersantap di restoran, terutama restoran berkelas agar tidk dicap negatif.

    Apa saja etika yang harus kita perhatikan ketika makan di restoran, terutama bila sedang menjamu relasi? Berikut beberapa di antaranya.

    #Matikan dering telepon
    Telepon terus berbunyi ketika kita sedang menikmati santapan dan hal itu sungguh tidak sopan. Menurut pakar tingkah laku Adeodata Czink, tak ada yang lebih menjengkelkan buat teman makan selain orang yang mengundangnya terus mengecek pesan di ponsel atau menerima panggilan.

    #Jangan selesai terlebih dulu
    Bila menjamu relasi atau teman-teman, ada tanggung jawab yang harus kita pikul. Jangan makan terburu-buru dan selesai terlebih dulu disbanding para tamu. 

    #Fokus pada pesanan sendiri
    Banyak orang yang senang saling mencicipi ketika memesan makanan di restoran. Misalnya, si A memesan menu X dan B memesan Y, lalu kedua orang itu saling mencicipi pesanan masing-masing. Bila memang ingin mencicipi makanan teman, gunakan piring kosong dan jangan mencomot dari piring yang sama karena tidak etis.

    #Jaga tingkah anak-anak
    Bila membawa anak-anak ke restoran, jaga tingkah laku mereka agar tidak mengganggu pengunjung lain dan membuat malu orangtua. Tak jarang anak-anak itu berlari-lari sehingga mengganggu dan membahayakan para pengunjung dan juga staf restoran.

    #Jangan pelit pada pelayan karena makanan tak enak
    Kita sering memberi tip pada pramusaji bila merasa puas akan pelayanannya dan juga makanan yang disajikan tapi malas mengeluarkan uang tip bila merasa makanan tak enak. Para pelayan itu tak bertanggung jawab atas makanan yang disajikan karena tugas mereka hanya mengantar, bukan memasak.

    #Jangan mengangkat tangan untuk memanggil pelayan
    Tak perlu mengangkat tangan untuk memanggil pelayan. Cukup memberinya pandangan berarti, pelayan sudah paham bahwa ia dibutuhkan.

    #Tak perlu memodifikasi menu
    Banyak juga orang yang senang memodifikasi menu yang disajikan dengan menambah ini dan itu. Padahal makanan tersebut disiapkan oleh koki profesional. Bila memang ada bahan atau bumbu yang tidak cocok di perut atau membuat alergi, beritahu sebelum pesanan dibuat.

    CHEATSHEET | PIPIT

    Baca juga:
    Waktu yang Tepat Bersihkan Peralatan Rumah Tangga
    Langkah Praktis Menata Kulkas
    Jangan Pernah Korbankan 4 Hal Penting demi Si Dia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.